RADAR JOGJA – Tidak ada kebijakan penutupan sementara aktivitas wisata di Kabupaten Gunungkidul. Namun pemkab setempat mewajibkan wisatawan luar daerah membawa surat bebas Covid-19.

Hal ini tertuang dalam intruksi Bupati Gunungkidul Sunaryanta bernomor 443/2707. Instruski itu mengatur mengenai perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Gunungkidul untuk pengendalian Covid-19.

Syarat wajib akan sampai 5 Juli 2021. Dalam instruksi tersebut itu satu poin di antaranya mengatur kegiatan pariwisata di Gunungkidul. Pada diktum kesembilan, penerapan kegiatan pada area publik, di antaranya tempat pariwisata, poin 1 ditetapkan semua pengunjung diwajibkan membawa atau menunjukkan hasil negatif rapid antigen.

Pada poin 2 diinstruksikan untuk dilakukan pembatasan jam operasional hingga pukul 18.00. Diatur pula jumlah pengunjung destinasi wisata maksimal 25 persen dari kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Poin 3, jika pada destinasi wisata terdapat pelaku wisata terkonfirmasi positif Covid-19, maka destinasi wisata tersebut ditutup sementara waktu hingga wilayah itu dinyatakan aman.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan, intruksi bupati ditindaklanjuti surat edaran (SE) yang akan diteruskan kepada petugas, dan pelaku wisata lainnya. Wisatawan dari luar DIJ wajib menyertakan surat bebas korona atau minimal negatif dari rapid antigen.

“Mulai hari ini akan diedarkan ke seluruh pelaku wisata dan petugas kami,” kata Harry saat dihubungi melalui sambungan telepon kemarin (29/6/).

Menurutnya, pemeriksaan dokumen bebas Covid-19 pernah dilakukan pada Januari 2021 dan pelaksanaanya lancar. Sementara untuk pengurangan kapasitas dari 50 persen menjadi 25 persen, tidak ada masalah. Sebab, selama ini utamanya di kawasan pantai jauh dari kapasitas maksimal.

“Selama ini belum pernah mencapai setengah dari jumlah maksimal, untuk yang terbaru nanti disesuaikan. Aturan ini kan untuk menghindari kerumunan di lokasi wisata,” ujarnya.

Untuk kawasan wisata pantai pihaknya berkoordinasi dengan Tim SAR Satlinmas untuk mengawasi wisatawan agar taat prokes. Wisatawan terus diimbau menggunakan masker dan menjaga jarak.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengakui, pengetatan prokes menemui kendala di lapangan. Banyak wisatawan membandel karena tidak mengenakan masker secara benar. “Langsung kami tegur,” katanya. (gun/laz)

Sleman