RADAR JOGJA – Guna melindungi para warga binaan dari penularan Covid-19, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Jogjakarta bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Jogja menggelar program vaksinasi tahap pertama, Sabtu (19/6). Rutan Jogja menjadi UPT Pemasyarakatan pertama di wilayah Kota Jogja yang telah mengadakan program vaksinasi.

Kepala Rutan Jogja Yudo Adi Yuwono, yang memantau langsung jalannya kegiatan vaksinasi menggunakan vaksin jenis AstraZeneca tersebut menjelaskan, warga binaan termasuk kedalam kelompok rentan yang harus segera mendapatkan vaksin. Menurut dia, pihaknya berkomitmen untuk mencegah agar wabah covid-19 ini tidak sampai menular ke warga binaan, upaya vaksinasi ini diberikan karena warga binaan pemasyarakatan termasuk ke dalam kelompok rentan. “Mengingat sebelumnya di Lapas Narkotika, Pakem, sleman, telah terjadi kluster Covid-19,” tuturnya.

Vaksinasi yang dimulai pada pukul 08.00 tersebut diikuti oleh seluruh warga binaan yang berjumlah 221 orang. Namun, dari 221 warga binaan yang mendaftar, sebanyak 215 orang yang lolos proses screening atau pemeriksaan kesehatan awal untuk dinyatakan bisa divaksin. Tiga di antaranya tidak mengikuti vaksinasi dikarenakan sudah mendapatkan vaksin sebelum mereka ditahan di Rutan Jogja, sedangkan tiga lainnya disebabkan kondisi kesehatan yang tidak memenuhi persyaratan. Selanjutnya secara bertahap akan dilakukan vaksinasi dengan target sebanyak 1.748 warga binaan di seluruh wilayah DIJ.

Diharapkan dengan telah terselenggaranya kegiatan vaksinasi, kondisi kesehatan para warga binaan dapat lebih terlindungi dari Covid-19, sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman untuk seluruh petugas dan warga binaan pemasyarakatan Rutan Jogja. (aga/pra)

Sleman