RADAR JOGJA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Rabu (9/6) menggelar vaksinasi massal Covid-19  bagi para pedagang pasar tradisional dan masyarakat di Gor Pangukan, Sleman.

Vaksinasi kali ini diikuti ratusan masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai anjuran Pemerintah.

Kepala Bidang Pencegah dan Pengendalian Penyakit (P2P) Bidang Kesehatan Kabupaten Sleman, Novita Krisnaeni mengatakan,  vaksinasi merupakan salah satu tindakan preventif Pemerintah Sleman dalam mencegah sebaran virus covid-19.

Penyuntikan vaksin kali ini telah menggunakan vaksin Astrazeneca. Lebih lanjut, Dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut dengan vaksin Astrazeneca. Karena masing-masing vaksin yang beredar di Indonesia telah melalui uji BPOM sehingga aman digunakan.

“Vaksin astrazeneca di Indonesia ini sudah jelas efektif aman, halal dan sudah BPOM,” ujarya ditemui disela acara.

Novita menyebut terdapat dua jenis vaksin. Sebelumnya ada vaksin Sinovac. Kali ini yang digunakan vaksin Astrazeneca. Keduanya memiliki perbedaan, sehingga berpengaruh terhadap interval pemberian dosis keduanya, vaksin Sinovac yaitu 28 hari sedangkan vaksin astrazeneca yaitu 12 minggu.

Novita berharap setelah vaksinasi, masyarakat maupun pedagang pasar harus tetap mengikuti protokol kesehatan 3M. Yakni menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan.

“Karena efikasi dari vaksin ini tidak 100%, jadi setelah divaksin tidak 100% terlindungi, karena kita juga masih dapat terkena jika kita lengah atau jika kita tidak mematuhi protokol kesehatan,”katanya. (om5/sky)

Sleman