RADAR JOGJA – Kalurahan Condongcatur menerima bantuan Rp 1 miliar untuk program Kota Anti Kumuh (Kotaku). Bantuan diberikan Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI di Balai RT Padukuhan Pondok, Condongcatur, Depok, Sleman Sabtu pagi (29/5).

Secara simbolis bantuan diterima langsung oleh Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji selanjutnya, dari Kalurahan diserahkan langsung kepada Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Mandiri Mulia Condongcatur selaku lembaga penyalur bantuan program Kotaku di Kalurahan Condongcatur. Kemudian diberikan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kenanga selaku panitia pelaksana program.

Ketua BKM Mandiri Mulia Condongcatur Rebo Ridho Sasmito mengatakan, sebelumnya dalam program Kotaku tahun 2021 diusulkan delapan Padukuhan dari wilayah Condongcatur. Namun setelah melalui proses identifikasi dan verifikasi di lapangan, hanya terseleksi dua padukuhan prioritas yakni Padukuhan Pondok sebagai prioritas pertama dan Padukuhan Gandok sebagai prioritas kedua.

“Kedua padukuhan tersebut dinilai paling kumuh oleh tim verifikasi sehingga masuk dalam skala prioritas. Sehingga nantinya dana akan disalurkan di dua Padukuhan tersebut,” katanya.

Rebo menambahkan bantuan program Kotaku di Kabupaten Sleman, hanya ada di dua Kalurahan. Yakni Condongcatur dan Sinduadi. Oleh karena itu, pihaknya bersama KSM Kenanga langsung tancap gas dalam menyusun rencana anggaran biaya (RAB) dan pelaksanaannya.

Akan ada beberapa rencana pembangunan menggunakan dana bantuan tersebut. Padukuhan Pondok pembangunan akan diarahkan pada tiga proyek utama yakni drainase, paving blok, dan tempat pengolahan sampah (TPS). Sedangkan di Padukuhan Gandok fokus pembangunan hanya pada proyek drainase dan paving blok.

“Fokus paling utama memang pada pembangunan TPS. Sebab membangun sebuah TPS tidak mudah, tentunya butuh pemahaman, kesabaran, serta biaya yang tidak sedikit,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada dinas terkait khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dalam sambutannya, Reno menjelaskan setiap tahun melalui dana desa, Pemerintah Kalurahan Condongcatur mengeluarkan sedikitnya dana Rp 1 miliar untuk pembangunan di 18 Padukuhan. Sedangkan untuk program Kotaku ini, anggaran sebesar Rp 1 miliar hanya untuk dua Padukuhan.

“Jumlah yang cukup besar, tentu dengan tanggung jawab yang besar pula. Mari bersama-sama mengawal proses pembangunan ini sampai selesai pembangunan,” ujarnya.

Tidak hanya memanfaatkan momentum saja, Dia berharap projek ini dapat selesai tepat waktu dan sesuai target yang ditentukan. “Semoga setelah rampung fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya. Tepat guna dan tepat sasaran tentunya,” tegasnya.

Terkait TPS, Reno sangat mendukung segera terealisasi. Oleh karena itu, Dia mendrong masyarakat untuk bekerja penuh tanggung jawab demi lingkungan yang lebih bersih, dan lebih baik.

“Jangan khawatir Kami Pemerintah Kalurahan Condongcatur tetap akan melakukan pendampingan hingga selesai. Kalau nanti macet atau kurang semangat kita beri semangat. Terpenting proyek ini bisa kita wujudkan bersama,” tambahnya. (*/naf/sky)

Sleman