RADAR JOGJA- Terbongkarnya kasus penangkapan penyu lekang di Pantai Watulawang Tepus Gunungkidul berawal dari unggahan video di Tik-Tok. Tepatnya oleh akun @__eggs yang terunggah di beranda. Dalam video tersebut terlihat sejumlah pria mengangkat penyu dari laut ke pantai.

Pemilik dari akun Tik-Tok ini adalah Eggy Shinta. Perempuan ,21, ini mengabadikan aksi dalam beberapa video. Kemudian diunggah ke akun sosial media miliknya pada 26 Maret 2021.

“Enggak sengaja melihat, kejadian Jumat (26/3) kesana sekadar maen kumpul doang. Yang membuat tertarik dokumentasi, saya itu awam lihat suatu kejadian baru pertama kali jadi tertarik dan video,” ceritanya ditemui di Mapolda DIJ, Kamis (22/4).

Pada awalnya Eggy sempat bersitegang dengan nelayan setempat. Ini karena mengambil video saat pengangkatan penyu. Hanya saja perempuan ini tetep kekeh mengabadikan momen tersebut.

Eggy menceritakan melihat secara jelas penyu tersebut. Ukuran penyu, lanjutnya, berukuran cukup besar. Dipapah dengan bambu dari pinggir laut menuju pantai.

“Awalnya dilarang karena semakin dilarang penasaran dan tanya ini apa. Baru ngeh itu penyu, ukuran besar ada satu penyu yang saya lihat,” katanya.

Dia meminta pemerintah getol melakukan edukasi. Menurutnya para nelayan tak sepenuhnya salah. Terlebih jika memang tak sepenuhnya paham atas peraturan yang berlaku.

“Harapan saya pemerintah memperketat karena pantai itu masih jarang terjamah. Mungkin edukasi ke masyarakat juga kurang, jadi tidak tahu kalau penyu itu tidak boleh ditangkap atau konsumsi,” ujarnya.

Salah seorang tersangka, Suparman mengaku tak sengaja. Awalnya dia hanya berniat mancing di pinggir laut. Tiba-tiba kail miliknya tersambar penyu lekang.

Sayangnya warga Tepus Gunungkidul ini berpikiran pendek. Bukannya melepas, penyu tersebut diangkat bersama teman-temannya. Setibanya di daratan, penyu langsung dibawa ke rumah salah satu tersangka lainnya.

“Waktu itu berhubung kami tidak ada hasil, jujur niat kami mau saya makan. Tapi sebelum saya makan keburu dipanggil pak polisi. Belum dimasak, dagingnya dibuang,” katanya.

Daging penyu tersebut sempat dibagikan ke enam temannya. Setiap orang mendapatkan jatah daging penyu 1 kilogram. Tapi semuanya belum dimasak karena keburu diamankan polisi.

“Sudah dibagi tapi belum dimakan. Tidak tahu kalau dilindungi. Belum pernah lihat penyu seperti itu. Kira-kira beratnya 15 kilogram,” ujarnya.(dwi/sky)

Sleman