RADAR JOGJA- Forum Badan Eksekutif Mahasiswa DIJ (FBD) mengutuk keras segala bentuk aksi radikalisme dan terorisme serta tindakan apapun yang mengancam stabilitas NKRI.

Pernyataan sikap ini disampaikan Koordinator Umum FBD DIJ Yudha Laksana didampingi Ketua Pelaksana FBD Rizky Maulana dalam pengukuhan pengurus periode 2021-2022, Minggu, (11/4).

“Kami minta aparat negara yang berwenang untuk menindak tegas tindak terorisme dan radikalisme sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.

Forum yang mewadahi BEM dari seluruh kampus di DIJ ini menyatakan siap memberikan dukungan pada anggota Polri, TNI, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam upaya memberantas aksi teror, khususnya di wilayah DIJ.

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan civitas akademika untuk tidak takut menunjukkan aksi perlawanan.

Sebelum membacakan pernyataan sikap, FBD menggelar seminar kebangsaan dengan tema Revitalisasi Gerakan Mahasiswa dengan Nilai-Nilai Kebangsaan.

Kegiatan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Polda DIJ itu menghadirkan narasumber Dirintelkam Polda DIJ Kombes Tagor Hutapea.

Dalam paparannya, Tagor menyampaikan materi tentang paham intoleran, radikalisme, dan terorisme.

“Sejarah Indonesia tidak lepas dari peran pemuda dan mahasiswa. Karena itu mahasiswa sebagai generasi bangsa diharapkan tetap berkontribusi dan berinovasi dengan intelektualitasnya untuk melawan radikalisme dan terorisme,” tegasnya. (sky)

Sleman