RADAR JOGJA – Personel gabungan yang melibatkan personel gabungan TNI, Polri, Petugas Lapas Cebongan, Badan Nasional Narkotika Kabupaten Sleman dan Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham DIJ, melakukan penggeledahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sleman, Selasa (6/4).

Pemeriksaan ruangan sel tahanan terfokus di dua ruangan. Wisma Bougenville mulai dari kamar 1 hingga kamar 7. Adapula Wisma Dahlia dari kamar 1 hingga kamar 5.  Hasilnya ditemukan beberapa tak sesuai ketentuan. Mulai dari paku, pisau cukur, kalkulator, kabel hingga toples modifikasi dari sejumlah sel para tahanan.

Kepala Lapas Kelas II B Sleman Kusnan memastikan barang temuan ini tak membahayakan. Hanya saja sesuai ketentuan tetap dilakukan penyitaan. Sebagai wujud patuh terhadap aturan. Selain itu juga menjaga kondusifitas di dalam lapas yang terkenal dengan nama Lapas Cebongan ini.

“Penggeledahan ini dalam rangka mendukung program kami yaitu bersinar. Akronim dari bersih dari narkoba dan barang-barang terlarang lainnya,” jelasnya ditemui usai penggeledahan.

Terkait barang temuan, Kusnan tak menampik tak termasuk dalam kategori bersinar. Hanya saja tetap ada potensi membahayakan. Terlebih memang tidak semua benda bisa dibawa masuk kedalam sel tahanan.

Pihaknya masih mendalami alasan penyimpanan barang. Dia tak ingin kondusivitas lapas terganggu akibat tindakan segelintir tahanan. Terutama kondisi keamanan dan ketertiban kedepannya.

“Karena menurut kami bisa membahayakan dari segi keamanan. Kabel kami amankan takutnya untuk gantung diri di tralis. Tapi kami dalami terlebih dulu. Mungkin untuk prakarya atau lainnya,” katanya.

Sementara itu Kasi Pemberantasan BNNK Sleman menuturkan, “Memang tidak ada indikasi maupun ditemukan untuk barang-barang yang berhubungan dengan narkotika. Termasuk handphone, yang mungkin bisa komunikasi dengan pihak luar untuk transaksi dan sebagainnya,” ujarnya (dwi/sky)

Sleman