RADAR JOGJA – Bantuan sosial (Bansos) dari pemerinah pusat mulai dicairkan. Bantuan pangan non tunai (BPNT) dan program keluarga harapan (PKH) lebih dulu dicairkan sejak pekan lalu. Dalam waktu dekat bantuan langsung tunai (BST) juga segera digulirkan.

Kasi Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Sleman Feri Istanto mengatakan, BPNT dicairkan dalam bentuk sembako di warung sembako yang sudah ditunjuk dan melalui mesin electronic data capture (EDC). ”Nilainya Rp 200 ribu,” sebut Feri Selasa (30/3).
Dijelaskan, pencairan yang rencananya dilakukan Maret, sempat mengalami penundaan . hal itu lantaran verifikasi data terpadu nomor induk kependudukan (NIK). Sesuai instruksi Kemensos, BNPT akan dicairkan dobel, sekaligus bulan April. “Jadi totalnya Rp 400 ribu. Di Sleman belum semua cair,” jelasnya.
Disebutkan, dari 78 ribu keluarga penerima manfaat (KPM), yang sudah cair berkisar 51 ribuan KPM. Sementara bantuan program keluarga harapan (PKH) baru tercairkan 33 ribuan KPM dari total 43 ribu KPM yang terdaftar.
Dikatakan, BPNT ini upaya pemerintah mensubsidi warganya akibat dampak Covid-19 mulai Januari hingga April. Sementara PKH merupakan program tahunan yang diberikan tiga bulan sekali bagi KPM sesuai komponennya. Yakni, keluarga yang memiliki anak sekolah dan lansia.
“Nah, jika sudah terdaftar KPM tetapi belum mendapatkan bantuan. Kemungkinan data masih tahap validasi untuk selanjutnya dilakukan top up,” ujarnya.
Kemudian bantuan langsung tunai (BST) senilai Rp 300 ribu per KPM terbagi menjadi empat termin. Dari bulan Januari sampai April 2021. Karena pencairan termin III sempat tertunda, maka bantuan akan digulirkan sekaligus untuk Maret dan April. Semua akan ditransfer ke rekening pribadi dan dapat dicairkan melalui mesin ATM.
“Untuk BST ini, kita masing menunggu kapan digulirkan,” ungkap pria yang akrab disapa Feri itu.
Data sedikit terhambat lantaran harus diselaraskan dengan sistem data terpadu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sleman.
Sementara itu, di tingkat Kalurahan, pencairan BLT bersumber dana desa terus berjalan. Di Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman misalnya. Carik Kalurahan Tridadi Johan Enri Kurniawan mengungkapkan, BLT DD menyasar 180 KPM di luar penerima BPNT, PKH dan BLT kemensos. Nilainya Rp 300 ribu per KPM. Digulirkan setiap bulan dengan total Rp 648 juta per tahun.
“BLT DD nggak ada kendala. Kalau yang dari kemensos bulan Maret ini yang sudah cair BPNT dan PKH. BLT (kemensos, Red) memang belum, infonya dalam waktu dekat akan cair,” kata dia. Dia berharap, dana bansos tersebut disalurkan tepat sasaran dan dapat digunakan sesuai peruntukannya. (mel/bah)

Sleman