RADAR JOGJA – Gunung Merapi memuntahkan awan panas sebanyak 3 kali. Tercatat diawali dari pukul 06.02 WIB, 06.03 WIB dan 06.31 WIB, Sabtu pagi (27/3). Jarak luncur maksimal aktivitas vulkanik kali ini sejauh 1.300 meter menuju arah barat daya.

Seismogram Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas memiliki amplitudo maksimal 44 milimeter. Sementara untuk durasi mencapai 130 detik. Adapula catatan arah angin menuju barat laut.

“Benar pagi ini barusan ada 3 awan panas guguran. Rentang waktu antar awan panas tidak terlalu jauh. Jarak luncur maksimal 1.300 meter menuju arah barat daya atau hulu Kali Gendol,” jelas Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/3).

BPPTKG juga mencatat adanya 4 aktivitas awan panas guguran sebelumnya. Tepatnya pukul 02.11 WIB, 04.28 WIB, 04.30 WIB dan 04.41 WIB. Seluruh awan panas meluncur ke arah barat daya. Kali ini memiliki jarak luncur maksimal 1.800 meter.

Keempat aktivitas ini tercatat di seismogram BPPTKG dengan amplitudo 34 milimeter. Sementara untuk durasi maksimal mencapai 167 detik. Walau begitu untuk saat ini status Gunung Merapi masih Siaga atau Level III.

“Aktivitas ini masih tergolong rutin untuk sebuah gunung berapi. Apalagi produksi magma juga masih terjadi. Sehingga mendesak material yang berada di kubah lava dan terjadilah awan panas,” katanya.(dwi/sky)

Sleman