RADAR JOGJA – Komunitas Sepeda G4S (Gowes Sak Senenge Saduluran Saklawase)  merayakan Ulang tahunnya yang pertama, Sabtu (20/3). Perayaan ulang tahun dimulai dengan gowes bersama dari embung Batu Retno menuju Taman Tempuran Cikal. Acara diikuti 16 komunitas goweser dari wilayah Jogja dan sekitarnya.

Seremonial perayaan ditandai dengan potong tumpeng yang diberikan kepada Wakil Ketua ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia) Sleman Reno Candra Sangaji. Saat ditemui, Reno mengungkapkan, mendukung seluruh kegiatan positif yang dilakukan G4S. Bersepeda atau gowes, kata Reno, merupakan wujud dorongan nyata kepada masyarakat untuk hidup lebih sehat dan bugar.

Oleh karena itu, bersepeda atau gowes harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat sehari-hari. “Sebab, salah satu olahraga yang mudah dan murah adalah bersepeda,” ungkapnya.

Selain itu, ISSI juga terus memantau atlet-atlet berprestasi untuk dipersiapkan dalam kejuaraan Porda maupun Pekan Olahraga Nasional (PON). “Selain atlet, Komunitas Gowes juga menjadi perhatian kami,” kata Lurah Condongcatur ini.

Dia berharap komunitas G4S tetap solid sehingga kerukunan dan tali persaudaraan tetap terjaga selamanya.”Bersepeda yang dilakukan secara massal seperti ini akan menumbuhkan kebersamaan melalui interaksi sosial yang menggembirakan,” tambah Reno.

Ketua G4S Hesti Retnosolent mengungkapkan, komunitas yang didirikan setahun silam ini berasal dari berbagai kalangan. Dimulai dari 20 orang hinga sekarang menjadi 100 peserta. “Latar belakang pendirian komunitas ini akibat adanya pandemi Covid-19. Dimaksudkan dari kegiatan positif ini dapat menumbuhkan kekebalan imun,” kata Hesti di sela acara.

Dia juga berharap dapat menjalin silaturahmi antar sesama komunitas gowes Se-Indonesia. Acara dengan tema “new normal new spirit” ini diikuti kurang lebih 200 goweser. Kegiatan berlangsung meriah dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ketua panitia Sigit Jaka Purnama mengaku senang dengan kehadiran tamu undangan. “Ya harapannya G4S ini kedepan lebih dikenal di masyakat pastinya. Semoga keberadaannya dapat bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat,” jelasnya. (om1/ila)

Sleman