RADAR JOGJA – Jelang Ramadan Partai Golkar Kabupaten Sleman menggelar sunatan massal gratis Minggu (21/3).

Diikuti 20 anak, kegiatan berlangsung di panti asuhan Bina Insani Mandiri (BIMa) Sedayu, Bantul.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sleman yang juga seorang Juru Khitan (Bong Supit) H. Suryana, A.Md. Kes mengatakan kegiatan ini merupakan bakti sosial dari Partai Golkar kepada masyarakat yang secara ekonomi kurang mampu sekaligus terdampak Pandemi Covid-19.

“Semoga kegiatan ini bisa meringankan beban orang tua dalam kondisi ekonomi yang kurang baik,” kata bong supit yang mempunyai jargon ora loro.. ora loro itu.

Dalam pelaksanaannya Suryana memakai metode khusus yakni metode laser. Metode ini katanya, mempunyai banyak keunggulan. Selain lebih cepat pengerjaannya, metode ini lebih cepat sembuh dan tak berdarah.

“Untuk itu, ketika digelar sunatan massal metode ini sangat cocok digunakan,” ungkap Anggota Dewan dari Partai Golkar itu.

Selain itu, pihaknya juga menerapkan teknik hipnotis dengan mempengaruhi pola pikir peserta khitan.

“Sehingga saat dikhitan peserta tidak merasa sakit. Tau-tau selesai, gitu aja,” katanya.

Selain penerapan protokol kesehatan ketat sesuai anjuran Pemerintah, peralatan yang digunakan juga telah steril.

Ketua Panitia Sunatan Massal Hari mengungkapkan sengaja membatasi peserta sunatan massal ini. mengingat masih dalam kondisi pandemi.

“Sebetulnya masyarakat masih banyak yang ingin mendaftar, mungkin tahun depan akan kita adakan secara routin,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Agus salah satu orang tua peserta sunatan massal menyatakan puas atas pelaksanaan kegiatan ini.

“Terima kasih pak Suryana, kebetulan anak saya sudah 5 hari ini nangis minta sunat,” ujarnya.

Sebelumnya, Agus mengaku menunda mengkhitankan anaknya karena belum punya biaya. “Kebetulan ada sunatan massal gratis dari Partai Golkar, ya langsung saya ikutkan di sini,” terangnya.

Usai disunat, Peserta mendapat bantuan berupa tas sekolah, baju, sarung serta uang saku. (*/naf/ila)

Sleman