RADAR JOGJA- Jajaran Satuan Brimob Polda DIJ terus melaksanakan Program Brain (Brimob Ramah Anak Indonesia) yang pertama kali dicetuskan oleh Dankorbrimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko pada awal bulan Agustus tahun 2020, dengan menyediakan ruang belajar yang mana dilengkapi oleh jaringan internet guna pelaksanaan materi pelajaran secara Daring (17/3).

Program Brain ini dilaksanakan di dua lokasi, untuk Batalyon A Pelopor di Rumah kepala dusun Nglebeng Tamanan Banguntapan Bantul dan Batalyon B Pelopor di Aula Mako Batalyon B Pelopor Sentolo Kulonprogo.

Sasarannya siswa SD, SMP dan SMA sekitar lingkungan Mako Yon B Por yg kurang mampu dan siswa yang membutuhkan bimbingan belajar serta terkendala oleh jaringan internet. Dengan jumlah siswa antara 20 s.d 27 siswa.

Program BRAIN Yon B diampu oleh anggota Yon B sendiri dengan bantuan mahasiswi PKN STAN dan UGM. Kegiatan ini tidak sekedar penyediaan fasilitas tetapi merupakan program pendampingan belajar yang dilaksanakan setiap hari saat jam sekolah.

Kabid Humas Polda DIJ Kombes Pol Yuliyanto menuturkan, “Dalam pelaksanaan Program Brain, Yon A Pelopor bekerja sama dengan kepala dusun Ngebeng yang kebetulan mempunyai sarana Sekolah TK dan PAUD. Ruangan yang digunakan saat belajar berada di rumah kepala dusun dengan menggunakan 27 meja kursi milik dusun setempat.

Tempat belajar tersebut dilengkapi dengan fasilitas wifi, tempat cuci tangan, thermogun, handsanitizer serta disediakan juga masker dari satbrimob,katanya Rabu (17/3).

Yulianto menambahkan, “Program BRAIN ini diampu oleh anggota Yon A Pelopor dan di bantu oleh 5 guru pendamping sukarela dengan sasaran siswa SD kelas 1 s/d 4 yang tinggal disekitar Mako Yon A Pelopor yang membutuhkan bantuan pendampingan bimbingan belajar. Jumlah siswa antara 20 hingga 27 siswa.

Sedangkan untuk batalyon B Pelopor Sentolo, program BRAIN dilaksanakan setiap hari di Aula mako Yon B yang digunakan sebagai ruang belajar dengan menggunskan 20 set meja kursi belajar yang dipinjam dari SMPN 2 Sentolo,”tambahnya. (sky)

Sleman