RADAR JOGJA – Program vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Sleman terus berlanjut diawali SeninĀ  (8/3) hingga Rabu (10/3).

Pada tahapan kedua kali ini menyasar aparatur sipil negara (ASN) dan petugas pelayan publik. Pelaksanaan suntik vaksin berlangsung di Sleman City Hall (SCH).

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo (KSP) berharap program vaksinasi berjalan optimal. Dalam 3 hari penyelenggaraan, Pemkab Sleman menargetkan 3.000 penerima vaksin. Untuk setiap harinya terbagi menjadi dua shift agar tak terjadi kerumunan.

“Hari ini 1.000, Selasa (9/3) sebanyak 1.500 orang dan lusa Rabu (10/3) ada 500 orang. Semua ASN di kabupaten Sleman ikut dan semoga bisa lolos semua,” jelasnya ditemui di sela-sela vaksinasi di SCH, Senin (8/3).

Kustini memastikan program ini tak mengganggu pelayanan publik. Operasional organisasi perangkat daerah (OPD), lanjutnya, tetap berjalan normal. Ini karena sistem kerja berlangsung dalam sistem shift.

“Pelaksanan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik. Nanti sistemnya shift, bergantian yang suntik vaksin agar tidak mengganggu operasional,” katanya.

Pelaksanan vaksin tahap kedua di Sleman berlangsung sejak 27 Februari. Penerapan pemberian vaksin melalui beberapa metode. Selain massal adapula melalui Puskemas. Tercatat saat ini sebanyak 25 Puskemas telah menjalani vaksinasi Sinovac.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo memastikan program vaksinasi tahapan kedua sudah berjalan. Petugas kapanewon hingga tingkat dukuh menjalani vaksinasi secara bertahap di masing-masing Puskesmas. Sementara untuk para Panewu sudah berlangsung serentak 27 Februari.

“Kalau untuk hari ini ASN vertical yang berada di Kabupaten Sleman. Mulai dari Kejari, Pengadilan Negeri, BNN, BPS, BPN, BPJS dan Kemenag,” ujarnya.

Joko menambahkan, pelaksanaan hari pertama diikuti oleh 1.000 ASN dan petugas pelayan publik. Vaksinasi dibagi menjadi 2 sesi. Sehingga setiap sesinya diikuti oleh 500 ASN maupun petugas pelayan publik.

Secara keseluruhan, Dinkes Sleman menargetkan 52.000 penerima vaksin. Adapula para lanjut usia (lansia) yang masuk dalam tahapan setelahnya. Total lansia terdata ada sekitar 60 ribu. Sementara jumlah lansia di Sleman ada sekitar 120 ribu jiwa.

“Dari 52 ribu target penerima vaksin, sekarang baru 10 persen capaiannya. Kalau target semoga bisa selesai akhir Maret ini. Untuk jumlah vaksin mencukupi tapi data masih terus berjalan,” tambahnya.(dwi/sky)

Sleman