RADAR JOGJA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mentargetkan 1.212 padukuhan di bumi sembada teraliri jaringan internet. Langkah ini dalam rangka mendukung Sleman smart regency. Ditargetkan selesai hingga 2023 mendatang.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman Purwati mengatakan, langkah ini sesuai dengan program Pemerintah Sleman. Sesuai dengan program visi misi bupati. Akan memasang free wifi di semua padukuhan di Kabupaten Sleman. Untuk pelaksanaannya, masih menunggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2021.

“Saat ini kami masih melakukan pendataan padukuhan mana saja yang sudah memiliki balai padukuhan,” ungkap Purwati di kantornya, Jumat (5/3).
Pihaknya telah melayangkan surat kepada masing-masing kalurahan. Belum semua kalurahan mengirimkan data tersebut. Kendati begitu, dia tidak menyebutkan detail data yang masuk, berapa banyak padukuhan yang memiliki balai.

Rencananya, jaringan internet ini akan ditempatkan pada lokasi balai padukuhan. Dimana, setiap warga dapat mengakses wifi secara gratis. Sehingga, aktivitas warga dapat dipusatkan di balai padukuhan tersebut. Misalnya, untuk pendidikan, kegiatan ekonomi dan lain-lain yang lebih kondusif. ”Namun, yang masih jadi kendala, belum semua padukuhan memiliki balai tersebut,” jelasnya.

Dikatakan, target jaringan wifi gratis di 86 kalurahan bumi sembada sudah terealisasikan. Namun, sifatnya masih terbatas. Kondisi geografis yang berkontur, menyebabkan jaringan internet tidak merata. Sehingga jangkauan hingga padukuhan dinilai lebih optimal.”Untuk saat ini kami mendorong fasilitas pelayanan publik milik pemerintah. Seperti free wifi di Taman Denggung dan taman kuliner,” katanya.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo (KSP) menyebut, program perluasan jaringan internet hingga tingkat padukuhan merupakan salah satu bagian dari visi misinya. Dikatakan pihaknya akan memprioritaskan, lokasi mana saja yang belum dapat terjangkau internet. Pihaknya, akan berkoordinasi dengan panewu, lurah hingga ke dukuh. Agar menyosialisasikan kembali ke masyarakat. Lokasi mana yang disetujui adanya fasilitas internet tersebut. “Janji saya yang pertama adalah internet. Semua perlu sosialisasi tidak bimsalabim,” ungkap KSP. (mel/bah)

Sleman