RADAR JOGJA – Tangisan bayi baru lahir menggemparkan penghuni kos di Kranggan, Bokoharjo, Prambanan Kamis (4/3) petang. Pemilik kos, Tina Susilowati dan para warga lainnya mendapati sumber suara tersebut berasal dari kotak penyimpan barang.

Melihat kejadian tersebut, mereka segera melaporkan kepada pihak berwajib. Tak berselang lama, anggota Polsek Prambanan Ipda Giyanta dan Aiptu Agus Yunianta langsung mendatangi lokasio untuk melakukan olah TKP. Tak selang lama, polisi mencurigai wanita berinisial FA, 32.

”Awalnya FA nggak mau ngaku. Tapi setelah di introgasi petugas, akhirnya mengakui,” ungkap Kapolsek Prambanan Kompol Rubiyanto, Jumat (5/3).
FA mengaku, bayi itu lahir dari rahimnya. Dia sengaja membuangnya lantaran himpitan ekonomi yang mencekik. Selain itu, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan kekasihnya. ”Posisi ibu disarankan oleh dokter untuk di observasi selama minimal 1×24 jam Di RS Bhayangkara Polda DIJ,” katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim medis, bayi tersebut memiliki berat 2.55 kilogram dengan panjang 47 cm. Memiliki lingkar kepala 35 cm, lingkar dada 33 cm, dan lingkar lengan atas 11 cm. (mel/bah)

Sleman