RADAR JOGJA – Meski masih pandemi Covid-19, warga Dusun Sombomerten, Padukuhan Demangan, Kalurahan Maguwoharjo, Depok, Sleman menggelar peringatan sedekah bumi Sombomerti kemarin (28/2). Kegiatan ini digelar meriah di Sendang Sombomerti. Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo (KSP) pun berkesempatan hadir.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sombomerti Muhammad Nasir mengatakan, peringatan sedekah bumi ini digelar setahun sekali. Sebagai wujud syukur warga sekitar atas berkah air yang melimpah. Sehingga dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata. “Ada kurang lebih 60 warga sekitar yang turut mengelola lokasi ini,” ungkap Nasir Minggu (28/2).

Pelaksanaan merti dusun ini tidak digelar seperti biasanya. Digelar lebih singkat selama tiga jam. Juga dilaksanakan dengan prokes yang ketat dan atas izin satgas Covid-19 setempat. Panitia juga menyediakan masker, bagi pengunjung yang lupa membawa masker. Lalu menyediakan tempat cuci tangan di enam titik dan pengukuran suhu badan di empat titik.

Dia menjelaskan, destinasi wisata ini mulai dirintis sejak 2019. Pengembangannya atas swadaya masyarakat. Sempat vakum selama pandemi. Pada Oktober 2020, destinasi ini kembali dihidupkan lagi. Dilengkapi dengan kolam renang, tempat pemancingan, edukasi wisata ikan, tempat pelestarian satwa burung.

Disebutkan, pembukaan destinasi wisata ini mampu menghidupkan perekonomian warga sekitar di tengah pandemi. Antusiasme kunjungan warga tinggi. Dalam sebulan, kunjungan wisata dapat menyumbang pemasukan warga sekitar Rp 6 juta. “Itu belum ditarik retribusi. Biayanya masuk suka rela,” ujar dia.

Kegiatan itu, mendapatkan apresiasi Bupati Sleman KSP. Dia mengaku bangga pada warganya. Sebab, warga dusun tersebut telah menjaga, nguri-uri, melestarikan budaya setempat.

Adanya destinasi di tengah dusun tersebut, diharapkan masyarakat semakin meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga alam sekitar, termasuk menjaga kebersihan lingkungan. Diharapkan adanya merti dusun ini semakin mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat. “Kekayaan alam berupa sumber air menjadi sumber kehidupan masyarakat luas. Merasa handarbeni, wujud rasa syukur alam, budaya dan lingkungan,” ungkapnya. (mel/pra)

Sleman