RADAR JOGJA – Warga Padukuhan Pereng, Sumberharjo, Prambanan, Sleman, dibuat heboh. Sebab, warga menemukan bongkahan batu menyerupai bangunan candi di sekitar perbukitan Pereng tersebut.

Ketua Desa Wisata Pereng Sukarmin mengatakan, kejadian ini bermula pada Minggu (21/2). Saat itu warga berkumpul hendak menelusuri jajak sejarah di perbukitan Padukuhan Pereng. Konon, terdapat tapak tilas Kyai Langgeng, yang diketahui menjadi Mpu pembuat keris di zaman Mataraman.

Dia menelusuri hingga bertemu dengan beberapa embung dan menemukan bongkahan batu. Dimana sela batu itu mengeluarkan air cukup deras. Dan konon tersebut tak pernah habis sekalipun kemarau panjang. Lalu dia juga menelusuri batu besar yang konon pernah ditinggali Mpu tersebut. “Saat turun, saya melihat bongkahan batu yang presisi dan curiga itu batu apa,” terang dia, Rabu (24/2).

Awal mula dijumpai balok batu itu hanya tampak sebagian. Berwarna putih layaknya batu bukit sekitar. Dengan rasa penasaran, dia perhatikan batu tersebut dan menyibak semak belukar dilokasi. Karena sudah sore, Sukarmin bersama warga lainnya hendak melanjutkan di hari berikutnya. Warga kemudian menggali dengan cangkul. Ternyata, didapati dua tumpukan.

”Semakin digali makin banyak dan panjang. Serupa bangunan candi,” bebernya.
Menduga ini situs kuno, dia melaporkan temuan ini kepada Balai Pelestarian Cagar Budaya DIJ. Kini, situs tersebut sudah di datangi petugas BPCB DIJ untuk meneliti, sebagai sampel. Namun, Sukarmin menuturkan, pihak BPCB DIJ hanya baru mengambil sampel.

“BPCB belum dapat memutuskan apakah ini situs kuno bangunan candi aktau bukan. BPCB akan datang lagi seminggu kemudian untuk meneliti ulang,” bebernya.

Dukuh Pereng Agus Nugroho menjelaskan, penemuan ini yang pertama. Sebelumnya, padukuhan yang masuk di wilayah Prambanan Selatan itu belum pernah dijumpai situs ataupun bebatuan serupa.

Namun, tutur Agus, berdasarkan cerita pendahulu. Wilayah tersebut memiliki sejarah kental adanya bukti tapak tilas leluhur. Yakni, adanya Makam Kyai Langgen, lokasi jejak hidup Mbah Supo. Seorang Mpu pusaka sekaligus dukuh. Lalu, di area bukit, juga terdapat sebuah sendang atau mata air yang dinamakan Sendang Langgen.

Atas penemuan bangunan mirip candi tersebut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya instansi/lembaga yang berwenang. Jika benar bongkahan batu itu merupakan situs kuno, warga meminta pemerintah mengelilas situs tersebut. ”Sebagai pendukung pariwisata wilayah setempat untuk kemakmuran warga,” harapnya. (mel/bah)

Sleman