RADAR JOGJA – Pemkab Sleman meresmikan shelter Covid-19 di Kantor Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Rabu (24/2). Peresmian dilakukan oleh Plh Bupati Sleman Harda Kiswaya yang ditandai dengan pemotongan pita serta peninjauan langsung shelter Covid-19 Kalurahan Tamanmartani.

Carik Tamanmartani Tomi Nugraha mengatakan, shelter Covid-19 tersebut disiapkan berdasarkan hasil evaluasi terhadap proses isolasi atau karantina mandiri yang dilakukan di wilayah Tamanmartani. ”Dari hasil evaluasi, ternyata karantina mandiri atau isolasi di rumah masih memiliki potensi penularan dikarenakan kontrol yang kurang ketat, sehingga kami siapkan shelter Covid-19 ini,” jelasnya.

Tomi mencontohkan, kontrol yang kurang ketat dari masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di rumah ini, kerap ditemukan masih melakukan kontak dengan keluarga dekat yang berada di sekitarnya.

Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi potensi adanya penularan atau klaster keluarga. Shelter Covid-19 yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) ini memiliki fasilitas 7 kamar yang dilengkapi dengan kasur, kamar mandi, peralatan mandi dan kebutuhan sehari – hari.

”Shelter Covid-19 ini memanfaatkan bangunan yang sebelumnya dipakai oleh lembaga-lembaga seperti BKM, Bumdes dan BPD dengan fasilitas sementara yaitu 7 kamar,” tutur Tomi.

Lebih lanjut, Tomi menyampaikan secara teknis, masyarakat yang masuk dalam kategori OTG akan dipindah ke shelter Covid-19 berdasarkan dari hasil pemantauan Satgas Covid-19 tingkat Padukuhan.

Sementara itu, Plh Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Kalurahan Tamanmartani yang menyediakan shelter Covid-19 untuk masyarakat Tamanmartani. Harda menilai langkah yang dilakukan Kalurahan Tamanmartani selaras dengan apa yang menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menekan penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Sleman.

”Kami menyambut baik adanya shelter Covid-19 ini. Ini (shelter Covid-19) merupakan langkah – langkah inovasi yang kami harapkan dalam menyikapi adanya Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut, Harda juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman terus berupaya melakukan langkah-langkah nyata dalam menekan penyebaran Covid-19 di Sleman. Hal tersebut menurutnya terus dilakukan hingga tingkat padukuhan. (om2/ila)

Sleman