RADAR JOGJA – Perang terhadap penyalahgunaan narkotika juga menjadi komitmen dalam internal tubuh Polri. Terbukti dengan adanya tindakan tes urine di ke seluruh jajaran Polda DIJ.

Kebijakan ini merupakan respons atas Surat Telegram Kapolri nomor ST/331/II/HUK.7.1/2021 yang mengatur tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba oleh anggota Polri. Tes urine dilakukan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda DIJ di halaman Mapolda DIJ, Selasa (23/3).

Satu per satu personel Polda DIJ menjalani tes urine. Untuk selanjutnya dilakukan pengecekan oleh Biddokkes Polda DIJ. “Kami tidak main-main, jika terdapat anggota yang hasilnya (tes urin) positif, maka pasti ditindak,” tegas Kabidpropam Polda DIJ Kombespol Saiful Anwar, Selasa (23/2).

Perwira menengah tiga melati ini memastikan pemeriksaan dilakukan secara berkala. Pada tahapan awal menyasar para anggota Bid Propam.  Kemudian menyasar ke seluruh personel dari kesatuan lainnya.

Langkah ini guna memastikan bahwa anggota Bid Propam bersih dari penyalahgunaan narkotika. Selain itu juga bentuk komitmen dalam menegakan aturan. Sebagai bidang yang melakukan pengawasan terhadap internal tubuh Polda DIJ.

“Memastikan bahwa anggota Bid Propam bersih dari narkotika. Lalu untuk hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya anggota yang positif narkoba,” katanya.

Kabid Humas Polda DIJ Kombespol Yuliyanto menegaskan Surat Telegram Kapolri sangatlah tegas. Tidak ada celah bagi para penyalahgunaan narkotika di tubuh kepolisian. Komitmen ini berlaku dari tingkat Jenderal hingga Bintara kepolisian.

Kapolres Sleman medio 2016 ini memastikan adanya sanksi bagi para pelanggar. Mulai dari penundaan pangkat hingga pemberhentian dengan tidak hormat. Ketegasan ini sebagai bukti komitmen perang terhadap penyalahgunaan narkotika adalah nyata.

“Tidak ada kompromi, kalau ada anggota yang menggunakan atau menyalahgunakan narkotika pastj kami tindak. Terlebih lagi terkena kasus narkoba, sanksinya berat,” ujarnya.

Yuliyanto memastikan pemeriksaan akan terus berlanjut. Hanya saja untuk waktu pihaknya tak bisa membeberkan. Pemeriksaan dilakukan atas koordinasi dan inisiasi dari Bid Propam Polda DIJ.

“Sebegai awal Bidpropam, selanjutnya kedepan akan dilakukan pemeriksaan tes urine terhadap seluruh anggota Polda DIJ,” katanya. (dwi/ila)

Sleman