RADAR JOGJA – Kalurahan Condongcatur, Depok menyebut PTKM skala mikro di wilayahnya berjalan baik. Meski pelayanan masyarakat sempat terkendala karena sejumlah perangkat kalurahan terpapar Covid-19. PTKM skala mikro ini dinilai belum signifikan turunkan kasus.

Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji mengatakan, pemantauan kasus dilakukan di tingkat RT, kemudian ditindaklanjuti dan dilaporkan ke kalurahan. Lalu kalurahan melaksanakan pembersihan, kemudian memberikan jaminan hidup (jadup) berupa¬† sesuai prosedur yang ada. Disebutkan wilayah ini memiliki 213 RT.¬† “Jumlah kasus terpapar Covid-19 hanya di beberapa RT saja, itu pun satu dua orang. Dari total enam ribu sekian jiwa,” tuturnya.

Pelacakan, dilakukan bekerjasama dengan puskesmas setempat. Sebelumnya disampaikan, dirinya dan delapan stafnya terpapar covid-19. Hingga kantor pelayanan kalurahan sempat diliburkan sepekan lebih. Ya, dua pekan lalu dia terpapar covid-19. Namun Senin (22/2), pelayanan sudah kembali normal.

Dia menyambut baik apabila PTKM mikro ini diperpanjang. Meski, dalam hal ini ekonomi berjalan lamban. Terkait aduan masyarakat mengenai kebijakan PTKM dari segi ekonomi, pihaknya akan melakukan pendekatan personal kepada masyarakat.

Demikian pula di Kalurahan Maguwoharjo yang dinilai berhasil dalam mengimplementasikan kebijakan pengetatan tingkat RT. Bahkan, beberapa waktu lalu mendapatkan apresiasi dari Kapolri dan Panglima TNI saat melakukan kunjungan. Keberhasilan ini lantaran kerja sama gabungan satgas Covid-19. Baik dari Pemerintah kalurahan setempat, relawan satgas, dan melibatkan unsur TNI Polri dalam pengawasan. Lurah Maguwoharjo Imindi Kasmiyanto sebelumnya menyebut, upaya ini akan terus ditekankan. Sembilan Padukuhan yang semula berada di zona kuning diharapkan kembali hijau. “Diharapkan persebaran ini dapat dikendalikan,” paparnya. (mel/pra)

Sleman