RADAR JOGJA – Nahas dialami warga negara asing (WNA), Daniele Schiavon,53. Pria berkebangsaan Italia itu menjadi korban pemesaran yang dilakukan oleh Susilowati,38 bersama kekasihnya, Rio Novendri,29. Tidak hanya itu, keduanya pun melakukan pengancaman terhadap korban.

Pelaku yang akrab disapa Susi, mengungkapkan, bahwa sebelumnya memiliki hubungan dengan korban. Dimana, ketika itu keduanya pergi ke hotel di wilayah Jepara.

Kemudian, Susi meminjam mobil korban yang di dalamnya terdapat 15 buah barang antik milik korban. Pelaku, saat itu pamit hendak pergi ke ATM di wilayah Jepara. Kesempatan itu digunakan untuk melakukan tindak kejahatan.
”Saya bawa kabur. Awalnya ke Jakarta lalu ke Pekanbaru,” aku Susi seketika di interogasi pihak Kepolisian di Mapolsek Sleman, Selasa (16/2).

Di Pekanbaru dia bertemu dengan kekasihnya, Rio. Selama di Pekan Baru, mereka memeras korban dengan mengancam akan melenyapkan barang antik bila tidak dikirimkan sejumlah uang.

Ancaman tersebut, dilayangkan lewat pesan via WhatsApp. Awalnya, perempuan asal Jakarta ini meminta uang Rp 5 juta kepada korban. Susi berjanji akan mengirimkan barang-barang milik korban jika permintaannya dikabulkan.

Pada 23 Januari, korban mentrasfer uang sebesar Rp 3,5 juta ke rekening pelaku. Lantas kedua pelaku ini tak kunjung mengirimkan barang, bahkan terlintas untuk menjual barang korban.

Uang tersebut, aku Susi, dipakai untuk membeli baju dua stel dan mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Sementara Rio mengaku, tidak menggunakan uang tersebut. Dia mengaku hanya diminta untuk mengantarkan korban dalam melancarkan aksi tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Sleman Iptu Eko Haryanto mengungkapkan, pihaknya menerima laporan dari korban. Korban, sebelumnya juga melaporkan hal ini ke Polsek di Jepara. Kini, keduanya telah diamankan di Mapolsek Sleman. Sementara barang bukti, sudah dia kantongi.

”Karena perkara pemerasan dan penipuan, keduanya dikenakan pasal 368 dan 378 KUHP. Ancamannya 7 tahun penjara,” pungkasnya. (mel/bah)

Sleman