RADAR JOGJA – Komplotan dengan modus pencurian di Mall, berhasil dibekuk Kepolisian Sektor (Polsek) Sleman. Sembilan orang pelaku kini telah diamankan di Polsek Sleman. Mereka ditangkap setelah melakukan aksi pencurian celana jeans di Stan Ramayana Sleman City Hall (SCH) beberapa waktu lalu.

Kanit Reskrim Polsek Sleman Iptu Eko Haryanto mengatakan, sembilan pelaku ini dari dua kelompok berbeda. Awalnya, dia mendapatkan laporan dari karyawan stan Ramayana pada 28 januari lalu. Kemudian pihaknya melakukan penyelidikan dengan memantau CCTV.

Pada 11 Februari, sekitar pukul 14.00, polisi berhasil membekuk empat pelaku tersebut di Jalan Magelang , Sleman ketika hendak melakukan aksinya lagi. ”Pelaku dan kendaraan (mobil) kita gelandang ke mapolsek,” ungkap Eko dalam rilis yang digelar di Mapolsek Sleman, Selasa (16/2).

Nah, ke empat pelaku tersebut adalah Muh Fauzan, 23, warga Wonogiri; Andi Tri Wibowo, 39 ; Pouput Dimas Anjasmara, 33, warga Semarang serta Muh Khafdhin, 23, warga Kudus, jateng. ”Kerugian pihak mall mencapai Rp 5 juta,” jelasnya.

Selanjutnya, Polsek Sleman meringkus empat pelaku lainnya dengan modus yang sama, pada 13 Februari. Penangkapan tersebut, setelah adanya laporan tertangkapnya pelaku, Wahid Kalaki, 26, oleh security mall. Selanjutnya, oleh pihak mall diserahkan ke Reskrim Sleman.

Lantas petugas kepolisian melakukan penyelidikan mendalam dan melakukan pengejaran terhadap empat pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri. Hingga ke empat pelaku lainnya berhasil ditangkap petugas.

Salah seorang pelaku, Muh Khafdhin berkilah bahwa aksi ini kali baru pertama dilakukan. Agar tidak ketahuan petugas mal, dia mengenakan korset dan jaket tebal. Masing-masing pelaku, melancarkan aksinya, dengan menyembunyikan barang curian dan menjepit dengan korset.

Oleh ke empat pelaku, celana jeans dengan harga ratusan ribu itu dijual dan sebagian lagi dipakai sendiri. “Karena nggak ada kerjaan lagi, terpaksa nyuri untuk makan dan kebutuhan sehari-hari,” ucap Khafdhin.

Dikatakan cara ini dia ketahui lewat salah seorang teman di Semarang, yang melakukan aksi serupa. ”Kemudian saya praktikan,” katanya.
Atas kejadian tersebut, kedua kompotan ini dikenakan pasal 363 KUHP tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (mel/bah)

Sleman