RADAR JOGJA -Petugas gabungan dari unsur kepolisian dan dinas perhubungan di wilayah DIJ menggencarkan pemeriksaan hasil rapid test antigen di tiga  perbatasan Jogjakarta РJawa Tengah.

Dalam pemeriksaan tersebut memaksa 207 kendaraan untuk putar balik. Seluruhnya adalah pengendara yang akan masuk Jogjakarta selama libur panjang Imlek. Keputusan ini diambil karena para pengendara maupun penumpang tak melengkapi diri dengan surat bebas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Seksi Pengendalian Lalu Lintas Dinas Perhubungan DIJ Lazuardi menuturkan sejatinya ada opsi bagi pengendara yang tak membawa surat bebas Covid-19. Mereka diminta untuk menjalani rapid antigen di setiap posko pemeriksaan. Hanya saja beberapa pengendara menolak opsi tersebut.

“Kalau total pelanggaran yang kami temukan¬† ada 379 kendaraan. Dari total itu sebanyak 207 kendaraan terpaksa putar balik karena tak membawa surat bebas Covid-19 dan menolak rapid antigen,” jelasnya dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (15/2).

Berdasarkan data, Prambanan mendominasi angka kendaraan terjaring. Total ada 496 kendaraan yang terjaring. Dari total tersebut sebanyak 132 kendaraan diminta putar balik. Untuk pos pemeriksaan Tempel sebanyak 427 kendaraan terjaring.

Dari total tersebut sebanyak 57 kendaraan diminta putar balik. Sementara untuk pos pemeriksaan Temon menjaring 279 kendaraan. Terdapat 60 pelanggaran protokol kesehatan. Lalu untuk putar balik sebanyak 18 kendaraan.

“Pos pemeriksaan Prambanan paling banyak menjaring karena disana merupakan exit tol dari wilayah Boyolali dan Solo. Jadi memang banyak kendaraan luar Jogjakarta yang terjaring,” katanya.

Pemeriksaan pos perbatasan  Jogjakarta-Jawa Tengah merupakan kebijakan Pemprov DIJ. Langkah ini sebagai antisipasi sebaran kasus Covid-19. Terlebih dalam masa libur panjang Imlek.

Pemeriksaan berlangsung dari Kamis malam (11/2) hingga Minggu (14/2). Pemeriksaan terbagi dalam 3 shift setiap harinya. Selain dari Dishub DIJ adapula personel gabungan dari unsur Satpol PP, TNI dan Polri.

“Fokus pemeriksaan kendaraan dengan plat luar Jogjakarta, ada 1.202 kendaraan yang terperiksa. Selain surat bebas Covid-19, adapula pengendara yang tidak pakai masker. Ini kami tegur,” ujarnya. (dwi/sky)

Sleman