RADAR JOGJA – Kesiapan barak pengungsian Purwobinangun telah optimal. Tak hanya screening terhadap relawan tetapi juga dapur umum. Kolaborasi para relawan di dapur umum dapat memasak 900 bungkus nasi setiap harinya. Terbagi dalam 3 kali makan besar atau 300 bungkus nasi untuk satu kali waktu makan.

Jogoboyo Kalurahan Purwobinangun Nurhadi memastikan persiapan dapur umum telah siap. Selain relawan adapula bantuan dari Dinas Sosial. Berupa alat memasak dan bahan baku dan beberapa tenaga bantu memasak.

“Makanan sudah mencukupi, sekali memasak bisa 300 bungkus. Untuk logistik dan segala keperluannya sudah aman karena dibantu dari Dinas Sosial juga,” jelasnya ditemui di Barak Pengungsian Purwobinangun, Kamis (28/1).

Kecukupan pangan ini tak hanya bagi para pengungsi. Jatah tersebut sudah termasuk bagi relawan yang bertugas. Terutama yang bersiaga di barak pengungsian. Adapula para relawan yang membantu mobilisasi warga Dusun Turgo.

Jumlah pengungsi di barak pengungsian Purwobinangun mencapai 153 jiwa. Detailnya terdiri dari 76 pengungsi laki-laki dan 77 pengungsi perempuan. Sementara untuk pengungsi kategori kelompok rentan terdiri dari 36 balita, 1 ibu hamil 15 lansia laki-laki dan 11 lansia perempuan.

“Sehari tiga kali memasak, pagi jam 06.00 sudah sarapan lalu siang jam 12.00. Nanti sore menjelang malam ada lagi. Kalau jumlah pengungsi sebenarnya 153, jadi jumlah makanan yang dimasak sangat mencukupi,” katanya. (dwi/sky)

Sleman