RADAR JOGJA- Gunung Merapi mengalami erupsi dengan letusan awan panas, Rabu siang (27/1). Gumpalan awan panas terpantau meluncur pukul 13.25 WIB, arah barat daya. Sementara untuk jarak luncur mencapai sekitar 2 kilometer. Jarak ini terpanjang dibandingkan luncuran awan panas sebelumnya.

Berdasarkan catatan BPPTKG erupsi kali ini memuntahkan awan panas dengan amplitudo 55 milimeter. Sementara untuk durasi awan panas mencapai 317,8 detik. Sempat muncul kolom awan panas hanya saja tak teramati secara visual.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi Kaliurang Heru Suparwaka mengatakan,  “Benar ada erupsi disertai dengan awan panas. Jarak luncur 2.000 meter ke arah barat daya tepatnya hulu Kali Krasak dan Kali Boyong,”ujarnya, Rabu (27/1).

Luncuran awan panas teramati secara visual di Pos Ngrangkah Kapanewon Umbulharjo. Hanya saja teramati setelah tiba di hulu Kali Krasak dan Kali Boyong. Sementara untuk visual puncak tertutup awan dan mendung.

Early Warning System (EWS) awan panas di Pos Ngrangkah dibunyikan selama beberapa waktu. Disertai pula pengumuman dari pengeras suara mesjid setempat. Berupa imbauan untuk meninggalkan kawasan Dusun Ngrangkah ke tempat yang lebih aman.

“Demi keamanan warga kami minta untuk turun di tempat yang lebih aman. EWS tadi memang kami nyalakan sebagai antisipasi,” kata relawan Pos Ngrangkah Sumo Sulis. (dwi/sky)

Sleman