RADAR JOGJA – Harga cabai semakin pedas di pasaran. Harga cabai rawit tembus Rp 70 ribu per kilogram (kg). Di susul cabai ceplus hijau Rp 60 ribu, cabai merah besar Rp 48.500 per kg dan cabai keriting Rp 41.500 per kg. Demikian juga harga kedelai yang tak kunjung turun mencapai Rp 10 ribu per kg-nya.

”Harga cabai semakin mahal. Hari ini naik Rp 1.000 di pasaran (Pasar Sleman),” ungkap Sumiyati pedagang sayur di Tlogoadi, Mlati, Sleman, Selasa (26/1).

Karena cabai mahal, lantas perempuan yang akrab disapa Sum itu memilih mengurangi jumlah pembelian. Biasanya bisa stok komplit cabai rawit hingga cabai keriting. Saat ini dia hanya menjual cabai rawit saja. Itu pun terbatas. Hanya setengah kilogram saja. “Biasanya lengkap masing-masing (jenis cabai, red) 1 kg sampai 2 kg. Sudah dua bulan ini jualan cabai dikit,” katanya.

Dia pun dibuat pusing menjualnya. Lantaran, harga cabai sering ditawar. Padahal sudah diberi batas minimal pembelian Rp 4.000. Hingga kadang kala dia tak menjual cabai dan memilih menggantikan stok bahan sayur lainnya yang harganya lebih murah dari cabai.

Demikian juga harga kedelai impor yang tak kunjung menurun. Hal ini masih dikeluhkan pengusaha tempe. Pengusaha tempe Muhammad Triyono, 42 mengatakan, harga kedelai cenderung stabil di atas harga rata-rata. Yakni Rp 7.500 per kg. Kondisi ini terjadi sudah dua bulan lebih. Sehingga berpengaruh pada produksi tempe. “Karena mahal, peminatnya jadi turun. Sama-sama mahal orang lebih memilih beli ayam atau telur dibandingkan beli tempe,” katanya.

Sehingga, selain mengurangi bobot tempe, dia juga mengurangi produksi tempe. Disebutkan, produksi tempe turun hingga 40 persen. Warga Condongcatur, Depok, Sleman itu pun berharap pemerintah turut andil dalam kestabilan harga kedelai impor ini.

Berdasarkan data harga bahan pangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Sleman per Selasa (26/1), harga cabai rawit tertinggi di Pasar Godean. Per kg-nya tembus diangka Rp 80 ribu. Sementara harga terendah mencapai Rp 60 ribu di Pasar Cebongan. Sedangkan harga kedelai impor tertinggi di Pasar Sleman mencapai Rp 11.000 per kg. Harga terendah Rp 9 ribu di Pasar Tempel. Demikian juga kedelai lokal. Harga tertinggi Rp 12 ribu di Pasar Godean dan terendah di Pasar Prambanan Rp 7 ribu per kg. (mel/bah)

Sleman