RADAR JOGJA – Program vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Sleman masih terus berjalan. Ditargetkan untuk tahap pertama berlangsung hingga April nanti.

“Tidak ada target waktu. Yang ada target semua SDM kesehatan,” ungkap Kepala Bidang Sumber Daya Dinas Kesehatan (Diskes) Sleman Atikah Nurhesti kepada Radar Jogja, Rabu (20/1).

Dia menjelaskan, hingga Rabu (20/1), baru tercatat 2.300-an nakes yang sudah mengikuti vaksinasi. Dari target sebanyak 12.380 nakes yang sudah dilakukan verifikasi dari pemerintah pusat. “Namun data terus bergerak. Tidak berhenti di sini karena sebagian nakes belum mendapat notifikasi sms,” terangnya.

Nah, SDM kesehatan yang sudah mendapatkan vaksil bakal menerima pemberitahuan melalui sms. Sementara pelaksanaan vaksinasi telah diinformasikan dalam pesan tersebut. Jika SDM kesehatan berhalangan hadir dalam jadwal tersebut, maka dapat melakukan registrasi ulang di jadwal berikutnya.

Sebelumnya, Kepala Diskes Sleman Joko Hastoryo mengatakan, sebanyak 12.380 vaksin sinovac buatan Negeri Tiongkok sudah didistribusikan dari pusat melalui Pemprov DIJ. Selanjutnya, vaksin didistribusikan pada 52 faskes di seluruh wilayah Sleman. Yakni terbagi, 25 Puskesmas, 24 rumah sakit dan tiga klinik kesehatan. “Setiap faskes terdapat lima vaksinator yang siap melayani SDM kesehatan,” ungkapnya. Disampaikan, setelah target vaksinasi SDM kesehatan selesai, berikutnya menyasar masyarakat umum. Diutamakan usia produktif yang memiliki mobilitas tinggi. (mel/pra)

Sleman