RADAR JOGJA – Sebanyak 2.380 vaksin dari Sinovac telah diterima Pemkab Sleman saat distribusi vaksin kedua oleh Pemprov DIJ. Sebelumnya, Sleman baru mendapatkan 10.000 vaksin pada distribusi pertama.

Kepala Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Atikah Nurhesti menjelaskan, Sleman mendapatkan jatah vaksin Covid-19 sebanyak 12.380. Mengingat, ada sebanyak 12.380 sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Sleman masuk dalam putaran pertama penerima vaksin Covid-19.

Menurut Atikah, sisa vaksin sevanyak 2.380 telah dikirinkan pada Sabtu (16/1) lalu. Jumlah tersebut, disesuaikan dengan jumlah sasaran SDM yang ada. “Sehingga oleh DIJ disesuaikan,” jelas Atikah Minggu (17/1).

SDM kesehatan yang akan mendapatkan vaksin Covid-19, kata Atikah, sudah mendapat SMS atau pemberitahuan. Yang mana waktu dan lokasi pelaksanaan vaksinasi sudah diinformasikan dalam pesan tersebut. Jika yang bersangkutan tidak datang sesuai jadwal, secara otomatis informasi tersebut tidak berlaku kembali. “Yang bersangkutan harus registrasi lagi yang berikurnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo menuturkan setelah SDM kesehatan diprioritaskan, sebanyak 70 persen warga akan menjadi sasaran program vaksin. Di Sleman, ditargetkan ada 770 ribu warga yang akan menerima vaksin.

Menurut SP, untuk pemberian vaksin ini nantinya akan bertahap. Setelah SDM kesehatan, nantinya vaksin diberikan ke sasaran prioritas yang bekerja di fasilitas umum. Baru akhirnya sampai ke masyarakat. “Kita akan memberikan ke warga masyarakat juga secara bertahap. Tinggal otomatis yang prioritas dulu, nakes, tenaga penunjang, selain itu nanti bagi mereka yang sering berhadapan dengan warga masyarakat,” kata SP. (eno/pra)

Sleman