RADAR JOGJA – Dokter sekaligus influencer Tirta Mandira Hudhi  mengaku kecewa beredarnya foto artis Raffi Ahmad yang berkumpul dengan teman-temannya tanpa masker pasca vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).   Sosok Raffi diketahui hadir dan terlibat dalam sebuah pesta di Jakarta.

Aksi ini sempat menjadi sorotan para netizen dan warga. Selain prokes juga mempertanyakan pemilihan Raffi Ahmad sebagai penerima vaksin tahapan pertama. Tirta telah melaporkan keteledoran tersebut kepada Satgas Penanganan Covid-19 Pemerintah Pusat

“Sangat menyayangkan, harusnya tidak ikut party dan itu jelas melanggar PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) Jakarta. Ini menjadi kritikan keras bagi pihak istana, pemerintah dan Satgas Covid-19,” jelasnya ditemui di Puskemas Ngemplak II, Kamis (14/1).

Menurutnya dampak dari keteledoran tersebut signifikan. Terutama tingkat kepercayaan masyarakat terhadap gerakan vaksinasi. Lebih luas ada upaya bersama dalam mengakhiri pandemi Covid-19.

“Segera dicarikan solusi dan klarifikasi agar masyarakat tidak gaduh. Jangan salah tangkap, setelah vaksin itu bukan berarti menang dari Covid-19. Ini yang diundang kok malah pesta dan seakan menang,” katanya.

Tirta mengingatkan bahwa vaksinasi berlangsung sebanyak 2 kali. Untuk tahapan pertama, berlangsung penyesuaian tubuh manusia terhadap antibodi baru. Tahapan kedua itulah yang memperkuat vaksin Sinovac tersuntik.

Selain itu pasca menerima vaksin Covid-19 bukan berarti terbebas dari Covid-19. Warga tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku. Hingga waktunya menunggu penyuntikan vaksin Sinovac tahap kedua.

“Vaksin kedua untuk booster. Setelah vaksin menjaga tetap prokes karena resiko terkena Covid-19 tetap ada. Sudah disuntik vaksin bukan berarti sudha menang dari Covid-19,” pesannya.(dwi/sky)

Sleman