RADAR JOGJA – Mal dan bioskop di wilayah Sleman turut menyesuaikan jam operasional selama masa PTKM. Public Relation Ambarrukmo Plaza Wahyu Hidayat menjelaskan, selama PTKM jam operasional mulai pukul 10.00 hingga 19.00.

Para pengelola tenant juga sudah diberikan surat terkait penyesuaian jam operasional. “Tentunya kami mendukung arahan dari pemerintah provinsi,” jelas Ayu Senin (11/1).

Peyesuaian jam operasional juga berlaku untuk bioskop. Pemutaran film terakhir pada pukul 17.00, sehingga pada pukul 19.00 seluruh kegiatan yang ada di dalam mal bisa dipastikan selesai.

Meskipun adanya pembatasan jam operasional, nantinya akan memiliki dampak. Namun Ayu belum bisa memperkirakan secara signifikan dampak yang ditimbulkan. “Karena rencananya dua minggu, dampak pasti ada. Tapi kami tetap sesuai aturan untuk kepentingan bersama,” lanjutnya.

Terpisah, Head of Sales and Marketing CJ CGV Cinemas Manael Sudarman menuturkan, untuk jam operasional bioskop disesuaikan dengan masing-masing daerah. Pada dasarnya pihaknya akan mendukung keputusan yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai wujud pengendalian persebaran Covid-19. “Jam operasional kami mengikuti kebijakan tiap daerah,” katanya.

Adanya pembatasan, lanjut Manael, pasti akan berdampak pada potensi pendapatan bioskop. Hal ini juga akan berpengaruh pada ketertarikan distributor film, baik lokal atau impor untuk menayangkan konten mereka di bioskop.

Oleh karena itu, pihaknya berharap akan ada kebijakan dari pemerintah yang juga bisa mendukung pelaku bisnis dengan adanya pembatasan itu. “Kebijakan yang dapat memastikan industri film atau bioskop di Indonesia dapat terus bertahan di saat kondisi pasar sangat lemah seperti sekarang,” harapnya. (eno/laz)

Sleman