RADAR JOGJA – Kabupaten Sleman menerima jatah Vaksin Sinovac terbanyak. Dari total 26.800 vaksin yang datang, sebanyak 14.484 vaksin terdistribusi di wilayah ini. Acuan yang digunakan adalah jumlah sumber daya manusia bidang kesehatan. Untuk kemudian menjalani vaksinasi 14 Januari.

Dalam tahapan pertama ini, fokus vaksinasi tak hanya ke tenaga kesehatan semata. Adapula petugas administrasi, supir, pengelola jenasah dan lainnya. Terutama yang terkait langsung dengan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Tidak hanya bagi tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan negeri, tetapi juga swasta, klinik, praktek mandiri hingga tempat karantina. Lalu  honorer, relawan, residen, iternsip, koas, dan mahasiswa kesehatan yang praktik di fasilitas kesehatan penanganan Covid-19,” jelas Pengelola Program Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Sudarto Edi, Rabu (6/1).

Hartono mengungkapkan detil distribusi vaksin. Terbagi untuk 24 rumah sakit, 25 puskemas, dan 3 klinik. Seluruhnya siap melakukan pelayanan kesehatan Vaksinasi Covid-19. Pelatihan kepada tenaga medis telah dilakukan sejak 30 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.

Skema vaksinasi telah disusun secara matang. Para penerima vaksin diminta datang Senin hingga Kamis. Dalam setiap harinya, penyuntikan vaksin terbagi menjadi 3 sesi.

“Sesi pertama pukul 08.00 hingga 09.00, sesi kedua pukul 09.30 hingga 10.30 dan sesi ketiga pada pukul 11.00 sampai pukul 12.00,” katanya.

Hartono memastikan pemberian vaksin tetap mengutamakan protokol kesehatan. Terutama agar tak muncul kerumunan selama proses vaksinasi berlangsung. Skemanya adalah sebanyak 20 penerima untuk setiap sesi vaksinasi.

“Asumsi kami 60 penerima di 52 fasyankes. Kalau ditotal setidaknya dalam sehari ada sekitar 3.000 penerima vaksin. Dengan skema ini, target kami seminggu bisa selesai,” ujarnya. (dwi/sky)

Sleman