RADAR JOGJA – Siapa yang akan divaksin Covid-19 pertama kali mulai terjawab. Di Sleman penerima vaksin pertana, akan didominasi oleh tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Sleman Joko Hastaryo menjelaskan, gelombang pertama tidak hanya tenaga kesehatan yang menerima vaksin. Namun, sesuai dengan bomenklatur, seluruh sumber daya manusia yang bekerja di fasilitas keseharan akan ikut didata. Hingga Minggu (3/1) siang, sudah ada 8.250 tenaga kesehatan dan SDM kesehatan yang terdaftar untuk menerima vaksin. “Pendataan masih terus berproses mengejar deadline,” kata Joko.

Menurut Joko, tautan yang beredar luas dan bisa diakses masyarakat untuk mengecek penerima vaksin sudah bisa dilihat sejak Jumat (1/1). Namun, data yang ada belumlah final. Data final, diundur sampai Minggu (3/1) malam. Joko mengaku, namanya baru masuk ke dalam daftar penerima vaksin pun baru pada Minggu siang. “Pada pagi hari nama saya belum masuk,” lanjutnya.

Joko menuturkan, jadwal vaksinasi akan dilakukan pada 20 Januari mendatang. Hanya saja, ia masih belum bisa memastikannya. Karena jadwal bisa saja berubah. “Sangat dinamis perubahannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mlati II Veronika Evita Setianingrum menuturkan, 84 karyawan kesehatan yang ada di Puskesmas Mlati II sudah terdaftar seluruhnya. Tidak hanya tenaga kesehatan, karyawan kebersihan juga sudab terdaftar untuk menerima vaksin. “Sudah mendapat SMS blast dari Kemenkes,” tuturnya.

Sudah termasuk data penerima vaksin, Vita mengaku siap untuk divaksin nantinya. Hanya saja, ia masih belum mengetahui kapan tepatnya vaksin Covid-19 akan diberikan. “Mulai Januari ini,” jelasnya. (eno/pra)

Sleman