RADAR JOGJA – SEJAK kecil, Anisa Ryzqya Nasution suka tampil di depan umum. Kecintaannya pada dunia public speaking menghantarkannya berkarir di dunia jurnalistik. Tepatnya sebagai seorang reporter dan news anchor di salah satu televisi nasional.

Bisa dibilang dunia public speaking adalah passion Nisa, sapaannya. Kepercayaan dirinya tumbuh tak terlepas dari berbagai kegiatan yang diikuti semasa sekolah.

“Sejak SD saya suka bercerita di kelas, kemudian saya juga suka berpidato ikut lomba-lomba. Ya pokoknya seputaran public speaking,” katanya kepada Radar Jogja, (24/12).

Awalnya dara 25 tahun itu tertarik menjadi presenter. Tapi setelah mengikuti audisi, justru penawaran datang di posisi reporter. “Akhirnya saya coba audisi lagi tapi yang reporter dan malah keterima. Jadi begitu lulus kuliah memang dulu saya ingin kerja di dunia pertelevisian, tapi di bidang jurnalistik,” kenangnya.

Setelah terjun langsung ke lapangan, Nisa mulai enjoy merintis karir sebagai reporter. Lulusan ilmu komunikasi UPN Veteran Jogjakarta itu begitu menikmati pekerjaannya. Terlebih, Nisa memang suka tantangan. “Saya baru mengetahui setelah terjun langsung bahwa menjadi seorang reporter itu nantinya juga akan menjadi news anchor, tapi kalau hanya presenter saja belum tentu bisa terjun sebagai reporter,” ujarnya.

Kini, sudah tiga tahun lebih Nisa bekerja sebagai Jurnalis. Wilayah penugasannya di daerah DIJ-Jateng. Banyak pengalaman yang dia dapat selama menjadi reporter. Menurutnya, selain sebagai penghubung informasi bagi masyarakat dan khalayak luas, reporter merupakan garda terdepan pemberi informasi.

Karena itu, perempuan kelahiran 19 Januari 1995 itu mengaku sangat bangga bisa berada di posisi saat ini. Dia bersyukur digariskan oleh Tuhan untuk menjadi seorang reporter. Yang pasti, bekerja sesuai passion memang menjadi impian kebanyakan orang. Dan Nisa salah satunya. “Sampai saat ini saya belum menemukan duka yang benar-benar bikin sedih dan menyesal itu nggak ada kata itu, banyak sukanya,” paparnya.

“Setiap ada penugasan, pasti akan selalu membekas. Karena ketika menjadi reporter saya bisa ketemu orang-orang baru,” imbuh Nisa.

Di luar kesibukan sebagai reporter, Nisa juga kerap mengambil pekerjaan freelance. Seperti master of ceremony (MC), moderator, host ataupun tawaran side job lain. (ard/bah)

Sleman