RADAR JOGJA – Pemilihan Lurah (Pilurah) digelar serentak di wilayah Kabupaten Sleman, Minggu (20/12). Tercatat ada 49 Kalurahan di Sleman menyelenggarakan proses demokrasi tersebut dengan menggunakan metode e-voting.

Bupati Sleman Sri Purnomo bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung penyelenggaraan Pemilihan Lurah (Pilurah) di wilayah Kabupaten Sleman. Peninjauan dilakukan di tiga lokasi yaitu Tempat Pemungutan Suara (TPS) Karang Malang, Caturtunggal, Depok; TPS Kalurahan Sinduadi, Mlati; dan TPS Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman.

Sri Purnomo mengatakan, tinjauannya bersama Forkopimda Sleman di beberapa TPS merupakan upaya untuk memastikan efektivitas metode e-voting. ”Peninjauan ini untuk melihat apakah ada kendala dalam pelaksanaan (e-voting) atau tidak. Sekaligus juga kami ingin meninjau bagaimana penerapan protokol kesehatan bagi semua yang terlibat dalam pelaksanaan Pillurah ini,” jelasnya ditemui disela kegiatan.

SP, sapaannya, menilai penggunaan metode e-voting dalam pelaksanaan Pillurah kali ini jika dibandingan dengan metode biasanya memiliki kecepatan lebih baik serta akurasi data yang lebih baik serta efisien. Dirasa lebih aman dari kemungkinan adanya data yang berulang atau data yang dipermainkan. ”Lebih cepat dan efisien. Hasilnya juga bisa diketahui dengan cepat dan akurat,” jelasnya. (om2/ila)

Sleman