RADAR JOGJA – Gerakan Pramuka menjadi pilihan yang tepat dalam membangun keutuhan NKRI bagi generasi muda melalui berbagai kegiatan menarik dan menantang untuk generasi milenial. Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) adalah kegiatan pengembaraan bagi Pramuka Penegak (usia 16 samapi 20 tahun) tingkat SMA/SMK sederajat di Kabupaten Sleman yang merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap akhir tahun.

Pada tahun 2020 ini Barata sudah mencapai pelaksanaan yang ke-35 kalinya dengan mengusung tema “Jelajah Cagar Budaya”, yang akan dilaksanakan pada Sabtu (19/12) sampai Rabu (30/12).

Sekretaris Kwarcab Sleman Murdiwiyono mengatakan berbeda dari biasanya, pandemi COVID-19 memberi nuansa baru dalam pengembaraan yang telah dilaksanakan secara virtual pada tanggal 19-27 Desember, dilanjutkan pengembaraan pada tanggal 29-30 Desember  dikawasan Shiva Plateu Prambanan.

“Acara ini diikuti oleh 184 peserta terdiri dari 160 orang dari 16 pangkalan SMA/SMK sederajat mengikuti kegiatan virtual, dan 24 orang dari 11 ranting mengikuti kegiatan pengembaraan,” ujarnya, jumat (18/12).

Murdiwiyono menambahkan, barata 35 mengambil Rute Jelajah Cagar Budaya sebagai sarana untuk menumbuhkan jiwa patriotisme, nasionalisme dan menambah keakraban kepada sesama Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega se-Kwartir Cabang Sleman melalui pengenalan kekayaan cagar budaya di daerahnya.

“Dari adanya acara ini diharapkan Pramuka mampu menjadi motor sosialisasi pengenalan cagar budaya sesuai dengan jargon Kunjungi, Lindungi, dan Lestarikan,” tambahnya.

Terdapat berbagai kegiatan prestasi,kompetisi, kegiatan bakti, kegiatan wawasan, dan kegiatan persaudaraan. Pada kegiatan prestasi,kompetisi terdapat 6 macam kegiatan yaitu Video Reportase Cagar Budaya, Scoutpreneur, Mural, Pionering, Yel-yel, dan Video Dokumenter Inovasi Pembelajaran Pramuka di Kala Pandemi. (om1/sky)

Sleman