RADAR JOGJA – Jelang Natal dan Tahun Baru, suasana Terminal Jombor masih lengang, Senin (13/12). Tak sepadat tahun lalu, penumpang bus cenderung landai.

Operator Terminal Jombor Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman Mahartam mengatakan, berdasarkan pantauannya kemarin, ada penurunan tapi tak signifikan. Penurunan terjadi lantaran faktor cuaca. Jika hujan, sepi penumpang. “Kalau penurunan karena faktor pandemi Covid-19, drastis. Tapi kalau dibandingkan dengan penumpang saat pandemi ya masih landai,” terang Mahartam di sela bertugas, Senin (13/12).

Menurut dia, ada berbagai faktor minat penumpang turun. Tak lain adalah adanya zona merah persebaran Covid-19 yang merata di Kabupaten Sleman dan wilayah lainnya. Sehingga menjadi kekawatiran sendiri bagi penumpang. Ditambah cuaca hujan ini, orang cenderung membatasi berpergian. Tak menutup kemungkinan  karena minim pemudik. Lantaran pemerintah memperpendek hari libur Natal dan tahun baru.  “Kalau ditotal ya menurun sekitar enam persen selama pandemi,” katanya.

Lanjut dia, jumlah itu total dari Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) hingga antar pulau. Kendati begitu, minat penumpang tujuan DKI Jakarta dan Sumatera terutama Lampung masih tinggi. “Dalam satu hari, rata-rata mengangkut 1.500 orang saat new normal pandemi ini,” tuturnya. Jumlah itu jauh lebih kecil dari total penumpang sebelum pandemi. Yakni sekitar empat ribu hingga lima ribu penumpang per hari. Atau tiga kali lipat dari penumpang dalam minggu ini.

Hal itu juga diungkapkan Wajik, 40 Kernet Bus Nusantara jurusan Semarang, Kudus. Dia mengatakan, penumpang menurun 50 persen dari pembatasan maksimal 50 orang. Dalam satu bus, paling banter 20 orang. Namun dia memprediksi, akan ada kenaikan seminggu menjelang natal ataupun tahun baru. Hal itu berdasarkan permintaan pemesanan tiket.”Pandemi ini, cari penumpang memang sulit meski sudah menerapkan Prokes pelayanan bus. Penumpang sudah dibatasi saja juga sulit penuh,” keluhnya.

Sepinya penumpang juga dirasakan Budi, Agen PO Haryanto di jurusan serupa. Berkaca pada tahun sebelumnya, memasuki bulan Desember, biasanya agennya sudah kebanjiran pemesan tiket. Tetapi, kali ini hingga pertengahan Desember, masih sepi penumpang. “Biasanya 100 penumpang dalam sehari. Kini penurunannya 60 persen ada,” paparnya. (mel/pra)

Sleman