RADAR JOGJA – Bupati Sleman, Sri Purnomo menyebut, tantangan untuk pemimpin baru terpilih di kabupaten sembada nantinya adalah penanganan Covid-19. Meskipun vaksin sudah ditemukan, SP menilai jika pandemi Covid-19 tidak bisa dihentikan hanya dengan mengandalkan vaksin.

Menurut SP, tidak semua warga bisa divaksin. Mengingat, vaksin akan diperuntukkan bagi warga berusia 18-59 tahun. Meskipun demikian, perlu diingat jika warga Sleman juga banyak warga yang lanjut usia, anak-anak dan remaja.

Oleh karena itu, tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) ketat menjadi kunci untuk bisa mengatasi pandemi. “Covid-19 masih menjadi tantangan di 2021,” jelas SP Rabu (9/12).

SP mengimbau, masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam pelaksanaan pilkada Sleman 2020. SP tidak ingin, pesta demokrasi yang dirayakan warga Sleman bisa terjadi penularan karena tidak patuh prokes. “Mudah-mudahan pemilihan pilkada diikuti dengan persentase keikutsertaan yang tinggi dan sehat, tanpa ada penyebaran Covid-19,” kata SP.

SP juga berpesan, bagi Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman yang terpilih nantinya untuk bisa segera mempersiapkan diri. Untuk bisa melanjutkan pembangunan Sleman saat Februari mendatang. Diharapkan, pembangunan mendatang juga terus melibatlan masyarakat. “Dan masyarakat juga harus mengawasi bagaimana kerja pemerintah,” tegas SP. (eno/bah)

Sleman