RADAR JOGJA – Proses pemungutan suara di Lapas Kelas IIB Sleman, Rabu (9/12) berjalan lancar. Namun demikian, portokol kesehatan (prokes) menjadi fokus utama pelaksanaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan ini. Apalagi mengingat pelaksanaan Pilkada Sleman tahun ini di selenggarakan ditengah Pandemi Covid-19.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 32 Lapas Kelas IIB Sleman Rajindra mengatakan, tidak ada kendala selama pemilihan.

Sebelum memasuki area TPS, warga binaan harus sudah memakai masker dari blok hunian. Setelah itu, diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu. Di area TPS, telah disediakan beberapa titik tempat cuci tangan. Kemudian dilanjutkan pengecekan suhu badan oleh petugas dari Lapas.

“Untuk suhu diatas 37 derajat, disiapkan bilik khusus. Hal tersebut sesuai ketentuan dari KPU pusat,” ujarnya.

Rajindra menambahkan, untuk menjaga agar tetap steril, ruangan beberapa kali disemprot disinfektan oleh petugas. Selain itu, petugas KPPS yang juga merupakan pegawai Lapas telah menjalani rapid test terlebih dulu.

“Sehingga kami yakin dengan protokol kesehatan berlapis ini pelaksanaan Pilkada di dalam Lapas aman seratus persen,” tambahya.

Rajindra memastikan, Pilkada Sleman 2020 di Lapas Sleman dilaksanakan secara demokrasi dan transparan. Serta menjunjung tinggi asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. “Semoga ini menjadi pesta demokrasi yang berkualitas walau ditengah pandemi,” tegasnya.

Sementara itu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mlati Dwi Jatmiko menjelaskan , total jumlah penghuni Lapas Kelas II B Sleman saat ini sebanyak 195 warga binaan.

Namun untuk jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di dalam Lapas Sleman hanya ada 32 orang saja. Setelah beberapa hari sebelumnya delapan orang dipindahkan ke Lapas Jogjakarta.

“Alasannya dari pihak Lapas, faktor keamanan sekaligus mengurangi kepadatan yang ada di Lapas Sleman,” jelasnya.

Jatmiko mengapresiasi Tindakan tersebut sehingga pelaksanaan protokol kesehatan dapat berjalan dengan baik tanpa kendala.

Sedangkan adanya daftar pemilih pindahan (DPPh), Jatmiko mengatakan ada tambahan sekitar 30 warga binaan dan satu orang petugas Lapas. Hal tersebut diungkapkan Jatmiko setelah PPK membuka posko pelayanan formular A5.

“Namun demikian ada beberapa surat suara cadangan disiapkan untuk antisipasi bila surat suara rusak atau kurang,” katanya.

Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sleman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Pasangan calon Kustini Sri Purnomo (KSP) dan Danang Maharsa unggul dengan perolehan 41 suara dari total 62 suara sah.(naf/sky)

Sleman