RADAR JOGJA – Kasus Covid-19 di Kabupaten Sleman belakangan ini menunjukkan peningkatan tajam. Bahkan, Kabupaten Sleman ditetapkan sebagai zona merah. Hal ini membuat sejumlah pengelola pariwisata khawatir dan enggan membuka lebih awal objek wisata (obwis).

Di Desa Wisata Pulewulung, Bangunkerto, Turi, Sleman misalnya. Meski sudah mendapat rambu hijau membuka wisata, namun pihak pengelola mengaku belum siap. Mereka khawatir jika wisata dibuka lebih awal dapat memicu persebaran Covid-19.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Pulewulung Irkham Hidayat mengatakan, pihaknya baru akan membuka penuh pariwisata jika dirasa kondisi ini mulai aman. Kasus Covid-19 mereda dan vaksinasi Covid-19 sudah dilakukan.

Dijelaskan, desa wisata sementara ini baru dibuka untuk kegiatan pertemuan terbatas. Itu pun untuk kepentingan rapat internal maupun rapat kedinasan pemerintah sekitar. Dengan protokol kesehatan yang ketat. Didahului mengukur suhu badan dengan thermogun setiap tamu yang datang. Lalu wajib menggunakan masker dan mencuci tangan pada wastafel yang telah disediakan.
“Kunjungan juga sangat selektif. Aktivitas outbond dan wisata edukasi masih ditiadakan,” kata Irkham (6/12).

Kunjungan keluarga dengan jumlah terbatas misalnya empat orang masih diperbolehkan. Tentunya juga dengan persyaratan mencantumkan riwayat perjalanan dan kesehatan. ”Jangan sampai timbul klaster disini,” katanya.
Selama kunjungan wisata belum dibuka penuh, pihaknya hanya melakukan peremajaan desa wisata. Yakni, dengan penambahan taman dan gazebo.

Hal senada juga disampaikan Pengelola Embung Jetis Suruh Kalurahan Donoharjo, Ngemplak Indra Wibowo. Dia mengaku, masih menutup obwis dan permintaan sewa pendapa. Meski permintaan bersifat terbatas dan hanya untuk pengambilan gambar pada event yang digelar daring. Dia konsisten, penyelenggaraan kegiatan baru diperbolehkan setelah pemerintah resmi membuka obwis keseluruhan.

“Terus terang kami belum siap. Disini cuma ada satu pintu masuk dan keluar. Khawatir terjadi desakan hingga persebaran Covid-19,” terangnya. Sementara ini obwis hanya dibuka bagi pemancing yang hendak memancing di embung. Dengan syarat, menerapkan 3M. ”Terutama perihal jaga jarak,” katanya. (mel/bah)

Sleman