RADAR JOGJA – Di tengah kesibukannya yang padat, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menyempatkan diri menyambangi Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa yang sedang blusukan di Galeri Parri, Jalan Kaliurang KM 7, Kayen, Condongcatur, Depok, Sleman, Kamis (3/12).

Kegiatan kemarin memang telah direncanakan. Sebelumnya, ketiga tokoh tersebut sempat  bertemu di Keraton Kilen pada Selasa (1/12) malam atas undangan GKR Hemas. Kebetulan, Kustini Sri Purnomo dan GKR Hemas sepak terjang yang sama di dunia kerajinan dan industri kreatif sebagai ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).”Kualitas produk dan jahitannya ini sangat bagus. Sangat bisa bersaing dengan produk manapun baik dalam negeri dan luar negeri. Apalagi (produk) disini sudah ekspor juga,”puji GKR Hemas mengapresiasi produk Galeri Parri.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut. Antara lain, putera menantu Sri Sultan Hamengku Buwono X KPH Purbodiningrat dan Anggota DPR RI MY Esti Wijayati.

Lebih lanjut GKR Hemasmengungkapkan, masyarakat Jogjakarta  dianugerahi kreativitas dan semangat dalam mengolah suatu produk memanfaatkan potensi alam yang ada.”DIJ ini memang pusat kerajinan. Terkenal dengan banyak pengrajin dan tenaga terampil yang kreatif. Ini tentu akan terus kami support agar semua kerajinan yang ada bisa berkibar,” jelas GKR Hemas yang diringi anggukan setuju  Kustini Sri Purnomo.

Dalam suasana pagi yang tidak terlalu panas itu, obrolan ringan saling terlontar antara GKR Hemas dan Kustini Sri Purnomo. Kedua perempuan ini terkenal dengan semangatnya mewujudkan peran perempuan yang lebih aktif dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi. Obrolan keduanya terkait produk kerajinan tersebut terlihat sangat cair diiringi tawa kecil dari keduanya.

Ketahanan usaha mikro kecil menengah (UMKM)terdampak Covid-19 juga direspons keduanya dengan saling bertukar ide pemulihan pasca pandemi.”Prioritas ke depan yang mendesak adalah pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Sasaran makronya adalah UMKM, pertanian, dan pariwisata. Sedangkan sasaran mikronya akan menyentuh hingga level keluarga yaitu peningkatan ekonomi produktif setiap keluarga melalui gerakan wirausaha,” ujar Kustini.

Selain membahas UMKM, Kustini Sri Purnomo dan GKR Hemas membahas beberapa isu pembangunan daerah ke depan. Di antaranya, peran perempuan dalam pembangunan daerah, ketahanan pangan dan keluarga, serta pemulihan ekonomi.

Menurut Kustini, GKR Hemas memiliki komitmen perjuangan yang sama selaku anggota DPD RI yang mengemban misi untuk kemajuan pembangunan DIJ.”Yang pasti Ibu Ratu mempunyai komitmen sesarengan mbangun Sleman,”tutur Kustini.(*)

Sleman