RADAR JOGJA – Balai Penyelidikan dan Pengamatan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta merekomendasikan hanya destinasi wisata dalam radius 5 kilometer dari puncak Merapi yang dilarang beroperasi. Hal itu diperkuat Surat Edaran Bupati Sleman Nomor 360/02057 tentang Status Siaga Merapi. Bahwa kawasan wisata lereng Merapi tetap dibuka secara terbatas, kecuali Klangon, Bunker Kaliadem, Kinahrejo, dan Wisata Religi Turgo.

Saban Minggu Kliwon menyuguhkan pameran pernik-pernik bambu di Pasar Sor Pring di Bulaksalak, Wukirsari, Cangkringan, yang bernuansa alam. Wisatawan bisa menikmati suasana lereng Merapi sambil bersepeda.

Ketua Pengelola Wisata Pasar Sor Pring Eko Wiyarto menyebut, tingkat kunjungan wisatawan terus meningkat. Minggu Kliwon terakhir mencapai 500 orang. “Wisata di sini aman. Jaraknya 13 kilometer dari puncak Merapi,” katanya.

Di Padukuhan Karanggeneng, Umbulharjo, Cangkringan juga ada Pasar Majapahit. Digelar setiap Sabtu dan Minggu. Pukul 07.00-14.00. Di pasar tradisional ini wisatawan disuguhi aneka palawija, makanan rebus, jamu Jawa, wedang rempah, kopi, pecel, jadah tempe, dan suvenir.

Pasar Majapahit merupakan objek wisata edukatif yang sarat tradisi budaya dan sejarah. Sekaligus menjadi sentra produk kerajinan lereng Merapi.

Di tempat ini wisatawan akan merasakan suasana tempoe doloe dengan adat Jawa. Para pedagang mengenakan pakaian tradisional. Lengkap dengan blangkon dan iket, selop, caping bambu. Alat makan pun dari bambu/kayu/tempurung kelapa.

Pasar Majapahit juga menyediakan fasilitas dolanan kuno. Seperti egrang, teklek, dakon dari kayu, benthik, gangsingan, yoyo, suling, angklung, gamelan bambu, dan sontokan. “Minggu lalu sudah diujicobakan. Hasilnya banyak warga yang antusias,” kata Ketua Pengelola Pasar Tradisional Majapahit Isminar (26/11/2020).

Jarak lokasi Pasar Majapahit dari puncak Merapi sejauh 11 Kilometer. Sehingga aman dikunjungi kapan pun saat ini. Ketika erupsi Merapi 2010 pun kawasan tersebut tidak terdampak signifikan. Hanya hujan abu vulkanik. Area wisata Pasar Majapahit juga jauh dari aliran Sungai Gendol, Opak, dan Kali Kuning. “Insya Allah aman,” ujar Isminar.

Demikian pula di kawasan Kaliurang. Anggota Komunitas Jeep Wisata Tlogoputri Kaliurang tetap semangat menyambut wisatawan. “Kami masih berada di jarak aman. Sekitar 6,5 kilometer dari puncak Merapi,” ujar Surono, salah seorang pengelola Jeep Wisata Tlogoputri. “Kalau lokasi ini tidak aman tentu sudah ditutup oleh pemerintah,” sambungnya.(yog)

Sleman