RADAR JOGJA – Satu lagi destinasi wisata alam Kabupaten Sleman diresmikan. Obyek wisata tersebut yakni Grojogan Watu Purbo yang berada di Bangunrejo, Kalurahan Merdikorejo, Kapanewon Tempel.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Sleman Sri Purnomo.

Dalam sambutannya, Sri Purnomo mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berhasil mengelola serta mempublikasikan obyek wisata baru Grojogan Watu Purbo. Sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Menurut SP sapaannya, jumlah pengunjung di Grojogan Watu Purbo tak kurang dari seribu orang saat akhir pekan. Dia berpesan agar kedepannya obyek wisata alam tersebut dikelola secara profesional.

“Agar supaya kenyamanan serta keamanan pengunjung dapat terjamin,” katanya disela acara Sabtu (21/11).

SP mewanti-wanti agar pengelola lebih meningkatkan keamanan bagi wisatawan yang berkunjung. Apalagi saat ini memasuki musim hujan, terlebih di hulu Merapi sedang berstatus siaga level III yang bisa sewaktu-waktu meningkat menjadi awas.

“Sungai di Watu Purbo ini kan berhulu di Merapi, jadi pengelola harus tau karakteristik sungai ini. Agar sewaktu-waktu kalau di atas hujan lalu ada air banjir dari atas, bisa langsung diantisipasi,” katanya.

Sementara itu, Panewu Tempel, Wawan Widiantoro mengungkapkan pihaknya telah mengantisipasi keadaan dengan memasang sistem peringatan dini (Early Warning System).

Serangkaian sistem ini lanjutnya, berfungsi untuk memberitahukan akan terjadinya kejadian alam. Selain pihaknya juga telah bekerja sama dengan BPBD.

“Sistem peringatan dini ini akan memberitahukan terkait keadaan yang terjadi di hulu khususnya di wilayah Gunung Merapi,” ujarnya.

Wawan menambahkan pihaknya tengah berkomitmen untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat, salah satunya dengan pemanfaatan PUPM (Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat).

Menurutnya pemanfaatan PUPM di Kapanewon Tempel, yang digunakan untuk pengembangan SDM, mencapai 70 persen dan 30 persen untuk pembangunan fisik. (naf/sky)

Sleman