RADAR JOGJA – Relawan maupun masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan logistik ke barak pengungsian Kalurahan Glagaharjo, harus melalui Posko Utama Pakem. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi adanya persebaran Covid-19 di area pengungsian.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIJ Biwara Yuswantana melarang untuk masyarakat yang berasal dari luar wilayah Cangkringan datang lansung ke barak pengungsian. Baik itu petugas, relawan maupun masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan logistik. Mengingat Kapanewon Cangkringan merupakan zona hijau. “Dengan begitu, pengungsi yang berada di Balai Desa Glagaharjo bebas Covid-19,” jelas Biwara saat ditemui di Sleman (19/11).

Untuk pemberian logistik, bisa disalurkan melalui Posko Utama Pakem. Nantinya akan didata terlebih dahulu oleh petugas dan akan disalurkan langsung ke barak pengungsian. Pendataan dilakukan agar tidak terjadi penumpukan logistik di barak pengungsian.

Petugas Posko Utama juga harus memperhatikan interaksi antara relawan atau petugas yang masuk ke barak. Saat ini relawan yang ada masih difokuskan yang berasal dari wilayah Cangkringan. “Jangan sampai relawan banyak dan kumpul-kumpul, yang bisa berpotensi pada persebaran virus Covid-19,” lanjutnya.

Selain itu, interaksi pengungsi dengan relawan maupun petugas dari luar wilayah Cangkringan juga perlu diatur. Petugas yang ada juga harus diperiksa terlebih dahulu. Dan dipastikan bebas Covid-19 sebelum bertugas di barak pengungsian.

Sementara itu, Panewu Cangkringan Suparmono mengaku saat ini relawan yang bertugas di barak pengungsian Kalurahan Glagaharjo berjumlah 60 orang. Dari jumlah itu 70 persennya adalah warga lokal. “Relawan yang dari luar sudah dipastikan bebas Covid-19. Hal ini sudah dikoordinasikan denga Posko Utama Pakem,” ungkapnya.

Jumlah itu, lanjut Suparmono, sudah dirasa cukup untuk membantu kegiatan di barak pengungsian. Relawan lokal maupun dari BPBD sudah dibuatkan jadwal untuk melakukan pergantian shift. Sedangkan untuk masyarakat yang memberikan bantuan logistik, saat ini sudah banyak diserahkan ke Posko Utama Pakem. (eno/laz)

Sleman