RADAR JOGJA – Alat peraga kampanye (APK) pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Sleman 2020 sepanjang jalan Godean sampai perbatasan Kulon Progo ditertibkan Selasa(17/11). Kurang lebih 332 APK dilepaskan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman.

Kordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sleman Sutoto Jatmiko menjelaskan, total ada 30 buah baliho yang dilepaskan, 294 buah rontek atau banner, serta delapan buah spanduk. Hanya saja, Bawaslu Sleman mencatat total keseluruhan APK yang melanggar dari ketiga paslon sebanyak 3.452 buah.

TURUNKAN : Bawaslu Sleman bersama Satpol PP Sleman lakukan penertiban APK Paslon Pilkada Sleman 2020 di wilayah Godean (17/11).(ISTEMEWA)

Jika dirinci, APK yang tidak sesuai dengan cara pemasangan sebanyak 3.040 buah. Sedangkan ada 371 buah APK yang dipasang di tempat terlarang. Modus pelanggaran berjenis konten, hanya ditemukan 40 APK dan satu APK tanpa izin. Sedangkan pelanggaran terkait ukuran dan APK yang melebihi jumlah, tidak ditemukan pada seluruh Paslon. “Penertiban akan dilanjutkan dengan sampai dua minggu ke depan di lokasi berbeda,” jelas Sutoto.

Selanjutnya, hari ini (18/11) penertiban APK akan dilakukan di Jalan Raya Wates (batas Kabupaten Bantul). Sedangkan besok (19/11) di jalan raya Magelang (batas kota Jogjakarta sampai batas kota Magelang).

Sutoto menambahkan, pihaknya bersama dengan Satpol PP hanya menertibkan APK yang berada di jalan nasional dan provinsi. Sedangkan untuk jalan yang masuk ke kalurahan, diharapkan bisa ditertibkan oleh jajaran petugas ketentraman dan ketertiban kapanewon setempat.

Saat ini, pihaknya juga masih terus mendata seluruh APK di 17 Kapanewon yang melanggar. Selain itu, rekomendasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman juga dilakukan. Untuk selanjutnya, KPU Sleman bisa meminta paslon untuk menertibkan APK masing-masing yang melanggar secara mandiri.

Sementara itu, Plt Satpol PP Sleman Susmiarto menuturkan, ada 50 personel yang diterjunkan dalam membantu Bawaslu. Mereka dibagi menjadi dua tim, personel yang bertugas juga dibantu dengan Linmas, Denpom, Kodim, Polres dan Kesbangpol. “Kami siap membantu Bawaslu karena diamanatkan dalam peraturan Bupati,” kata Susmiarto. (eno/bah)

Sleman