RADAR JOGJA – Sapi perah lereng Merapi sisi selatan tergolong produktif. Dalam sebulan mampu menghasilkan setidaknya 480 liter susu sapi. Untuk selanjutnya didistribusikan ke sejumlah perusahaan besar. Mulai dari kawasan Klaten Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Dukuh Kalitengah Lor Suwondo menuturkan, kerja sama dengan perusahaan besar telah terjalin lama. Seluruh susu hasil perahan warga disetorkan ke koperasi. Untuk selanjutnya dijual kepada perusahaan nasional produsen susu kemasan.

“Kalau yang paling produktif itu bisa 45 liter perharinya. Tapi kalau rata-rata itu 20an liter. Itu untuk satu ekor sapi,” jelasnya, ditemui di kandang komunal Singlar Glagaharjo, Senin (16/11).

Dalam satu hari, sapi diperah sebanyak dua kali. Pada pukul 05.00 untuk pagi hari. Sementara untuk perahan kedua menjelang sore hari. Terkait pemasaran, Suwono menjabarkan angka impor susu murni di Indonesia mencapai 70 persen. Sementara sisanya diisi oleh para peternak sapi perah lokal.

“Kalau bicara pemasaran, sangat bagus tidak ada kendala. Sapi perah di Kalitengah Lor itu menyuplai 30 persen kebutuhan sapi murni skala nasional,” katanya.

Tercatat saat ini ada 294 sapi ternak di kawasan Kalitengah Lor. Dari total tersebut sebanyak 94 ekor adalah sapi perah. Sementara untuk sapi produktif perah mencapai kisaran 20 ekor.

“Biasanya yang produktif itu sudah melahirkan. Perawatannya ya dijaga pakannya dan jangan sampai stres,” ujarnya. (dwi/tif)

Sleman