RADAR JOGJA – Tenaga medis Posko Kesehatan Barak Pengungsian Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, menyatakan seluruh warga pengungsi dalam keadaan sehat.

“Semua pengungsi ada 185 dan dalam keadaan sehat serta baik-baik semua, Alhamdulillah,” ujar Panewu Kapanewon Cangkringan Suparmono, ditemui di Balai Desa Glagahrjo, Rabu (11/11).

Sebanyak 133 warga mulai divakuasi ke barak pengungsian Balai Desa Glagahrjo pada Sabtu (7/11), diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah. Terlebih Dusun Kalitengah Lor dengan jumlah penduduk sekitar 500 orang menjadi fokus utama.

“Dari kemarin banyak warga yang masuk, mulai lansia dan orang dewasa yang khawatir akan kondisi orangtua atau anak dan istrinya di sini serta warga yang trauma akan erupsi Merapi. Warga trauma tidak boleh kita tolak, mereka kita terima semua,” jelas Suparmono.

Pihaknya terus melakukan evaluasi guna memetakan daerah yang warganya harus diungsikan, jumlah pengungsi serta mendata kebutuhan pengungsi. Selain barak pengungsian Balai Desa Glagaharjo, ada pula satu barak yang telah dipersiapkan di Dusun Gayam, Desa Argomulyo, Cangkringan.

“Kami setiap malam melakukan evaluasi seluruh tim guna mendata dan mengecek apa saja kekurangan dan kebutuhan dari para pengungsi serta mendata lokasi mana yang warganya harus diungsikan, terutama kelompok rentan,” tambahnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Harda Kiswaya menyatakan pihaknya telah melakukan persiapan di barak pengungsian Gayam dengan kapasitas 300 warga. Untuk menghilangkan kejenuhan, para lansia dan anak-anak diberikan sejumlah kegiatan seperti olahraga bersama di pagi hari dan konseling dengan relawan medis.

“Protokol kesehatannya juga sudah kami sediakan, dari pembatas ruang tidur sampai bak cuci tangan dan mck juga suda ada,”  katanya. (sky/tif)

Sleman