RADAR JOGJA – Penjagaan pintu masuk objek wisata di wilayah lereng Gunung Merapi berlangsung ketat. Seiring peningkatan status menjadi siaga atau level III. Masyarakat dan wisatawan dilarangan mendekati atau beraktivitas radius 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Kebijakan ini sesuai dengan surat edaran yang diterbitkan oleh BPPTKG Jogjakarta. Merupakan bentuk preventif atas peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi. Wujud antisipasi agar tak ada korban saat bencana erupsi terjadi.

“Destinasi wisata yang jaraknya kurang dari 5 kilometer dari puncak Merapi ditutup, petilasan Mbah Maridjan dan bungker Kaliadem. Tapi yang diluar radius itu tetap boleh jalan,” jelas Bhabinkamtibmas Kalurahan Umbulharjo, Cangkringan, Sleman Aiptu Slamet Riyadi ditemui di pintu masuk wisata Kaliadem, Jumat (6/11).

Sleman