RADAR JOGJA – Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Jogjakarta menerbitkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jogjakarta. Prediksi ketinggian ombak laut mencapai 6 meter. Peringatan dini ini berlaku hingga Jumat malam (30/10) tepatnya 19.00.

Kepala Staklim BMKG Jogjakarta Reni Kraningtyas menuturkan kondisi ini terjadi sejak beberapa hari terakhir. Ketinggian ombak laut pantai selatan mencapai 4 meter hingga 6 meter. Ombak laut dalam kondisi ini dikategorikan sangat tinggi.

“Parameter kami warnanya merah untuk ketinggian itu (4-6 meter). Sudah kami terbitkan peringatan dini untuk kemudian direspon oleh stakeholders yang bertugas mengawas kawasan perairan laut selatan,” jelasnya, Jumat pagi (30/10).

Berdasarkan data Staklim BMKG Jogjakarta, kecepatan angin mencapai 3 Knot hingga 20 Knot. Angin bertiup dari arah timur laut dan tenggara. Sementara untuk curah hujan berpotensi intensitas rendah hingga sedang.

Reni meminta para warga khususnya wisatawan tak memaksakan diri. Terutama untuk bermain di wilayah perairan. Terlebih karakter ombak laut pantai selatan sangatlah tak terduga.

“Patuhi anjuran dari petugas yang berjaga di setiap pantai. Kalau bawa anak, awasi anaknya dan jangan ditinggal saat bermain di air,” pesannya.

Terkait kondisi cuaca, Staklim BMKG Jogjakarta memprediksi cerah dan berawan pada pagi hari. Lalu siang hingga sore berpotensi hujan intensitas ringan hingga sedang. Tepatnya di kawasan Sleman sisi utara dan Kulonprogo sisi utara.

Untuk malam hari diprediksi hujan dengan intensitas ringan. Tepatnya di wilayah Kabupaten Gunungkidul sisi selatan, Bantul sisi selatan dan Kulonprogo sisi selatan.

“Kalau suhu udara di 23 °C hingga 31 °C. Kelembapan udara mencapai 65 hingga 95 persen. Sementara angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan maksimum 30 km/jam,” katanya. (dwi/ila)

Sleman