RADAR JOGJA – Untuk menyederhanakan dan memudahkan pengelolaan administrasi sekolah, Dosen Prodi Teknik Informatika FTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengadakan pelatihan penggunaan aplikasi berbasis web untuk  pengelolaan administrasi sekolah secara online di SD Muhammadiyah Ambarketawang 3, Gamping, Kamis (22/10).

Kegiatan yang dikemas dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini, diikuti oleh 16 wali kelas dan satu admin sekolah. Tim yaitu Ketua Pelaksana PPM UAD Mushlihudin, S.T., M.T., dan Anggota Drs. Wahyu Pujiyono, M.Kom., dibantu oleh mahasiswa Teknik Informatika Bayu Maulana Yogi Kisworo, Banu Harli Trimulya, dan Ari Junanda.

Kepala Sekolah Purwanto, M.Si. mengatakan bahwa selama ini sudah menggunakan aplikasi excel untuk memasukan nilai dan mencetak rapot. “Mudah-mudahan dengan adanya aplikasi yang akan dilatihkan pada hari ini dapat memberikan kemajuan dalam pengelolaan nilai siswa dan administrasi sekolah,” tutur Purwanto.

Mushlihudin menyampaikan, program pengabdian ini dilakukan secara berkesinambungan. Tidak selesai dalam satu waktu. Pelatihan hari ini masih pengenalan awal, dan akan diikuti dengan kegiatan berikutnya. Baik secara online maupun offline. “Mudah-mudahan dapat membantu menyelesaikan permasalah yang selama ini ada di sekolah,” ujar Mushlihudin.

Wahyu Pujiyono menjelaskan, program ini merupakan hasil karya mahasiswa yang terus dikembangkan dan disempurnakan menyesuaikan dengan perubahan dari kebijakan Diknas. Di era pandemi Covid-19 ini, seluruh administrasi hampir semua dilakukan secara online.

Maka, aplikasi ini cocok bagi sekolah untuk mempercepat pemanfaatan aplikasi berbasis web guna pengelolaan administrasi sekolah. Terutama nilai-nilai siswa yang dapat dipantau oleh para wali murid dari manapun. Aplikasi ini untuk 3 jenis pengguna yakni admin sekolah, wali kelas, dan wali murid.

Setelah pelatihan, masih akan dilakukan komunikasi secara daring untuk membantu penggunaan agar lebih baik.Peserta sangat antusias. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan pelatihan secara langsung, dengan mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan dan Penyebaran Covid-19. (*/pra)

Sleman