RADAR JOGJA – Event gowes Tour de Sleman #2 tahun ini akhirnya digelar secara virtual Minggu pagi (18/10). Ketua panitia Reno Candra Sangaji mengungkapkan, event Tour de Sleman sejatinya dilaksanakan Mei lalu. Namun karena adanya pandemi Covid-19, gowes keliling Sleman ini tertunda.

Seremonial acara dilakukan dengan mengibarkan bendera start oleh Reno Candra Sangaji di depan Gedung Serba Guna Sleman. Pelaksanaan Tour de Sleman yang ke-2 kalinya ini diikuti lebih dari 500 peserta. Dilakukan secara virtual dengan start di rumah atau posnya masing-masing.

“Karena masih dalam situasi Pandemi Covid-19, untuk menjaga kenyamanan, keamanan, dan kesehatan bersama maka panitia memutuskan Tour de Sleman #2 dilakukan secara virtual,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan, masing-masing peserta tetap akan menempuh jarak sejauh 104 kilometer. Jarak tersebut ditentukan sesuai dengan usia Kabupaten Sleman yang ke-104 Tahun. Reno menegaskan, salah satu tujuan utama dilaksanakannya Tour de Sleman ini panitia ingin mengangkat serta mempromosikan potensi wisata dengan view menarik di wilayah Kabupaten Sleman.

Tour de Sleman, lanjut Reno, merupakan kegiatan berolahraga¬† berkonsep Sport Tourism. Yakni kegiatan yang mengabungkan olahraga sambil berwisata menikmati pemandangan. “Tour de Sleman #1 maupun #2 selalu mendapat respon baik, antusias peserta sangat tinggi dari berbagai komunitas sepeda,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Publikasi dan Marketing Tour de Sleman Luqiana Ulia menambahkan, total hadiah Rp 10 juta rupiah juga disiapkan panitia bagi peserta yang  mengikuti Tour de Sleman Photo Contest dengan beberapa kategori lomba.

Peserta Tour de Sleman juga berhak mendapat jersey, sertifikat, goody bag, medali, dan uang cashback pendaftaran yang nantinya akan diantarkan ke masing-masing peserta.

“Semoga event ini ditangkap Pemda Sleman sebagai agenda rutin tahunan. Tidak bisa tidak sebab acara ini positif mengangkat potensi wilayah,” ujarnya. (sce/om1/ila)

Sleman